BORNEONEWS, Palangka Raya – Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Kalimantan Tengah mulai mengalihkan fokus pada persiapan menghadapi babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON).
Kalteng membidik tiket menuju PON 2028 yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Ketua Pengprov Percasi Kalteng, Prof. Andrie Ellia Embang, mengatakan persiapan perlu dilakukan sejak dini untuk memperkuat komposisi atlet dan meningkatkan daya saing dalam persaingan antardaerah.
“Pecatur Kalteng akan kembali bersiap menghadapi Pra-PON dengan target utama lolos menuju PON 2028 di NTT dan NTB,” kata Ellia Embang di Palangka Raya pada Jumat, 30 Oktober 2026.
Berdasarkan keputusan Rakernas ke-46 Percasi yang berlangsung bersamaan dengan Kejurnas Catur ke-51 di Banten, babak kualifikasi PON zona Kalimantan ditetapkan berlangsung di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Pada Pra-PON mendatang, persaingan tidak hanya berlangsung pada nomor beregu putra dan putri. Nomor mix atau campuran juga akan dipertandingkan sehingga menjadi bagian yang perlu diperhitungkan dalam penyusunan strategi tim.
Menurut Ellia Embang, pengalaman bertanding dan konsistensi permainan menjadi modal penting bagi para atlet untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional.
Dalam Kejurnas Catur ke-51 yang berlangsung pada 23–29 Oktober 2026, Percasi Kalteng mengirimkan 23 atlet hasil seleksi O2SN dan seleksi terbatas di Palangka Raya. Secara keseluruhan, kontingen Kalteng berjumlah 46 orang, termasuk pelatih dan ofisial.
Salah satu hasil yang diraih adalah keberhasilan Rafa Firjatullah menempati posisi ketiga kategori Junior C (U-15) Terbuka. Sementara itu, Ellia Embang menyebut rata-rata pecatur Kalteng mampu mengumpulkan lima hingga enam poin dalam kejuaraan tersebut.
Hasil Kejurnas itu menjadi bahan evaluasi bagi tim untuk memperbaiki kekurangan sekaligus mempertahankan kemampuan yang sudah dimiliki. Percasi Kalteng berharap pembinaan dan persiapan yang lebih terarah dapat meningkatkan peluang atlet menembus PON 2028.(TESTI PRISCILLA)








