TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah perusahaan biotek, Inovio Pharmaceuticals, di Pennsylvania, Amerika Serikat, berencana untuk mulai menyuntik sukarelawan sehat dengan vaksin virus corona potensial pekan ini, setelah menerima izin resmi untuk memulai uji klinis. Upaya tersebut dilakukan setelah menerima dana dari Bill and Melinda Gates Foundation dan Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi.
Kandidat vaksin dari Inovio, disebut INO-4800, adalah vaksin virus corona kedua yang potensial untuk memulai uji coba manusia di Amerika. Untuk studi vaksin Inovio, perusahaan mendaftarkan hingga 40 peserta dewasa yang sehat di Philadelphia, di sekolah kedokteran Universitas Pennsylvania, dan di Kansas City, Missouri, di Pusat Penelitian Farmasi.
Setiap sukarelawan akan menerima dua dosis vaksin, terpisah selama empat minggu. Inovio mengatakan mereka mengharapkan pendaftaran cepat dalam penelitian dan status keamanan dalam waktu dekat. Jika hasil itu positif, perusahaan akan memulai penelitian lain yang berfokus pada penilaian kemanjuran vaksin terhadap virus, demikian dikutip laman Business Insider, Senin, 6 April 2020.
Mengingat permintaan global yang belum pernah terjadi sebelumnya, vaksin apa pun yang terbukti aman dan efektif akan menghadapi tantangan besar di bidang manufaktur. Inovio mengatakan sedang meningkatkan kemampuan produksinya dan bertujuan untuk menghasilkan 1 juta dosis tersedia pada akhir 2020, yang dapat digunakan dalam uji klinis tambahan atau untuk keadaan darurat.
Namun, Anthony Fauci, pemimpin unit penyakit menular National Institutes of Health, berulang kali mengatakan, membutuhkan waktu setidaknya satu tahun untuk mengetahui apakah ada vaksin yang aman dan efektif melawan virus. Sementara perusahaan bioteknologi Moderna Massachusetts memulai uji keamanannya pada pertengahan Maret.
Vaksin Corona Didanai Bill Gates Mulai Diuji pada Pasien di AS
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Vaksin Corona Belum Ditemukan, Olimpiade 2020 Terancam Batal
Desember, Brazil Produksi 30 Juta Vaksin Corona dari AstraZeneca
Cina Siapkan Vaksin Virus Corona Akhir 2020
Perempuan 24 Tahun Asal Mentaya Hulu Positif Covid-19 Punya Riwayat Kontak Erat dengan Pasien Corona
Istri Pasien Covid-19 Meninggal di Barito Utara juga Positif Corona
Satu Pasien Positif Corona Sembuh Setelah 40 Hari Dirawat di RSUD Pulang Pisau
Komentar (0)
Memuat komentar…

