BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Susi Idawati turut prihatin dengan semakin tingginya angka penderita HIV/AIDS di kota setempat.
"Jika melihat data dari Dinas Kesehatan, sepanjang tahun 2022 dari Januari-September saja ada 98 kasus baru yang tercatat, sedangkan pada 2021 ada 119 kasus. Ini sangat memprihatinkan," katanya, Kamis, 3 November 2022.
Salah satu faktor yang menyebabkan pesatnya sebaran HIV/AIDS adalah adanya pola hidup menyimpang seperti penyuka sesama jenis, khususnya lelaki seks lelaki (LSL).
Dia mengatakan, fenomena tersebut saat ini memang tengah menjadi trend dan marak terekspos di media sosial hingga media massa.
Sebenarnya hal tersebut sudah lama terjadi, akan tetapi seiring meningkatnya teknologi dan perkembangan zaman, perilaku menyimpang dengan menyukai sesama jenis semakin merebak.
“Perilaku seks menyimpang ini adalah kelainan secara psikologis dan mental yang terjadi karena banyak hal. Antara lain kekurangan kasih sayang, kurang perhatian dari keluarga ataupun terpapar karena pergaulan dengan ikut-ikutan terjebak dalam perilaku seks menyimpang. Di situ lah virus HIV/AIDS menjadi mudah menyebar,” pungkasnya. (HENDRI/B-6)
Anggota DPRD Ini Prihatin Tingginya Sebaran HIV/AIDS di Palangka Raya
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
DPRD Palangka Raya Berduka, Salah Satu Anggotanya Tutup Usia
Pasokan Ternak ke Palangka Raya Terhambat, Harga Daging Melambung Tinggi
Anggota DPRD Kalteng Dapil IV Dukung Pemekaran Barito Raya, Ini Alasannya
Sekda Palangka Raya: ASN Jadi Anggota PPS Harus Jaga Netralitas
Ketua DPRD Palangka Raya Minta Pemerintah Siapkan Kebijakan Pasca Pencabutan PPKM
DPRD Palangka Raya Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat
Komentar (0)
Memuat komentar…







