BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Kalimantan Tengah menggelar kegiatan penguatan satu tim vaksetomi tiap Kabupaten dan kota di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis, 10 November 2022.
Plt Kepala Perwakilan BKKBN Kalteng, Muhammad Fitriyanto Leksono melalui Koordinator Bidang KB/KR BKKBN Uwanfrid mengatakan kegiatan kali ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait metode kontrasepsi jangka panjang.
"Sasaran dalam kegiatan kali ini adalah memberikan pemahaman terkait metode operasi pria (MOP) bagi para suami yang istrinya tidak bisa lagi menggunakan alat kontrasepsi atau memiliki anak lebih dari tiga orang" katanya.
Dia menjelaskan, sebelum melakukan MOP, para pasangan suami istri harus benar-benar dipikirkan terlebih dahulu. Pasangan suami istri harus sudah benar-benar siap dengan dampak dan resiko yang akan dihadapi nantinya.
"Jangan sampai nanti ketika cerai misalnya. Yang suaminya ingin di sambungkan lagi. Memang bisa, tapi kemungkinan untuk berhasil sangat minim. Oleh karena itu benar-benar harus dipikirkan terlebih dahulu," jelasnya.
Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Kotawaringin Timur Suparmadi melalui Sekertaris Muhamad Indra menyambut baik kegiatan tersebut.
"Pelaksanaan kegiatan ini tentunya sangat penting dalam meningkatkan pelayanan KB di setiap fasilitas pelayanan kesehatan di Kotawaringin Timur," tutupnya. (NOPRI/B-6)
BKKBN Kalteng Perkuat Pemahaman Vaksetomi kepada Masyarakat
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BKKBN Kalteng Terus Berupaya Menekan Kasus Stunting
Dewan Minta Pemda Evaluasi Bantuan Ternak yang Diberikan Kepada Masyarakat
Dewan Dorong Pemda Gencarkan Sosialisasi Program Tora Kepada Masyarakat
Masyarakat Raren Batuah Berterima Kasih kepada Pemkab Barito Timur karena ini
Mengawali 2023, Tim JMS Kejari Kapuas akan Gencar Beri Edukasi Pemahaman Hukum ke Pelajar
DPMD Kalteng Perkuat Keterampilan Pengolahan Pangan Lokal
Komentar (0)
Memuat komentar…







