BORNEONEWS, Palangka Raya - Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) bersama dengan Satuan Tugas Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah melakukan operasi pasar di Pasar Besar, Palangka Raya.
Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Gubernur Kalteng, Yuas Elko mengatakan kegiatan ini untuk memastikan harga-harga di pasaran tetap normal.
''Tadi yang menjadi sorotan itu beras, misalnya untuk harga beras Hibrida hari ini sudah mencapai Rp120.000 per 10 kilogram. Harapan kami untuk harga beras bisa normal kembali menjelang Natal dan Tahun Baru," ucapnya, Kamis, 1 Desember 2022.
Sedangkan harga Elpiji yang dijual oleh pedagang saat ini, harganya masih seperti sebelumnya, yakni Rp 35.000 per tabung, dan Minyak Goreng merek Fortune Rp 18.000 per liter.
"Kita pastikan harga-harga masih sesuai standar dan normal, agar masyarakat kita tidak terkena imbasnya, dan kami selalu lakukan operasi pasar," ungkapnya.
Dia menjelaskan, operasi pasar seperti ini merupakan upaya pemerintah dalam memastikan ketersediaan bahan sekaligus harga pangan pokok untuk masyarakat dengan harga terjangkau. (NOPRI/B-6)
Pemprov Kalteng Lakukan Operasi Pasar Jelang Natal dan Tahun Baru 2023
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Disperindag Kotim Terus Pantau Harga Pasar, Tekan Laju Inflasi Jelang Ramadan
Operasi Pasar Penyeimbang Beras Subsidi di Kapuas untuk Bantu Pengendalian Inflasi
Jelang Bulan Ramadan, Polres Kapuas Lakukan Cipta Kondisi Sasar Tempat Hiburan
Satpol PP dan Damkar Kapuas Lakukan Operasi Penertiban Gepeng, 7 Orang Terjaring
Pemprov Kalteng Beri Perhatian Serius Pembangunan Kepemudaan
Pemprov Kalteng Dukung KKB Lestarikan Budaya dan Bahasa Bakumpai
Komentar (0)
Memuat komentar…







