BORNEONEWS, Pallangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing mengatakan perhatian terhadap peningkatan rumah dinas guru (rumdis) yang ada di wilayah pelosok perlu ditingkatkan.
Pasalnya, ada begitu banyak rumdis guru di pelosok Kalteng yang sudah tidak layak huni dan memerlukan perhatian peningkatan dari pemerintah. Sehingga diharapkan hal ini agar diprioritaskan.
"Dalam melaksanakan reses kita sering menemukan rumdis guru yang tidak layak huni, terutama di wilayah Dapil Kalteng I. Ini perlu menjadi fokus perhatian pemda di provinsi ini," ucapnya, Kamis, 12 Oktober 2023.
Rumdis guru merupakan sarana penunjang pada sektor pendidikan untuk memberikan tempat tinggal bagi guru terlebih yang bukan berasal dari putra daerah agar bisa menetap tinggal di daerah tersebut.
"Karena jarak yang jauh antara tempat tinggal asal dengan tempat bertugas maka guru memerlukan rumdis, sehingga mereka bisa menetap, jika rumdis tidak layak maka itu dapat mengakibatkan banyak guru mengajukan pindah ke daerah asalnya," ujarnya.
Apabila itu terjadi, dampak negatifnya yaitu di pelosok akan kekurangan guru, maka dari itu wajib bagi pemerintah untuk memperhatikan setiap rumdis guru yang ada di pelosok dan meningkatkannya supaya layak huni.
"Pemerintah harus dapat mendukung semangat guru di pelosok dalam upaya mencerdaskan anak bangsa. Berikan fasilitas memadai untuk guru agar mereka bisa betah bertugas di pelosok," tutupnya. (DONNY D/R)
Perhatian Terhadap Peningkatan Rumdis Guru di Pelosok Perlu Ditingkatkan
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Perhatian Terhadap Sektor Pendidikan Harus Ditingkatkan
Peningkatan Akses Masyarakat Pelosok Perlu Diprioritaskan
Perjalanan Hakam Kampanyekan Membaca Hingga Gali Inspirasi Guru di Pelosok Kalimantan
Dewan Kalteng: Peningkatan Fasilitas Pelayanan Publik di Pelosok Harus Dilakukan
Dewan Dorong Penguatan Program Peningkatan Infrastruktur di Pelosok
Dukung Kelancaran Mobilitas Pelajar, Ruas Jalan Kasan Rejo Perlu Ditingkatkan
Komentar (0)
Memuat komentar…







