Data tersebut mengemuka pada acara Rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD), Selasa (17/5) kemarin, di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) yang dibuka oleh Wakil Bupati Katingan Sakariyas.
"Berdasarkan data tersebut, ayo kita pacu sesuai bidang tugas masing-masing agar indikator utama kemiskinan semakin bernilai positif. Salah satunya, dengan membuat program dan kegiatan yang terarah serta terpadu dengan didukung komitmen kita bersama," ujar Sakariyas.
Dijelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2014 lalu, persentase jumlah pendudukan di Katingan memang mengalami penurunan 6,53 persen jika dibanding 2013 sebesar 6,55 persen.
"Angka kemiskinan tersebut belum memenuhi harapan sesuai target yang ditetapkan dalam RPJMD 2013-2018, yakni sebesar 6,45 persen. Agar kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan bisa mencapai tujuan yang ditetapkan, maka harus dilakukan secara terpadu dan terkoordinasi," cetusnya. (rul/*)
Penduduk Miskin di Katingan Masih Tinggi
Bagikan:
BORNEONEWS - Kasongan: Tingkat kemiskinan di Katingan yang masih tinggi yaitu 6,53 persen, angka kematian bayi per 1.000 kelahiran hidup masih tinggi, yaitu 1,74 persen. Kemudian, angka kematian ibu melahirkan per 1.000 kelahiran hidup juga masih tinggi, jumlah penduduk yang mendapat akses air bersih masih rendah dan persentase rumah tangga yang menggunakan listrik baru sekitar 56,08 persen saja.
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ketua Pengadilan Tinggi Kalimantan Tengah Silaturahmi dengan Pemda Katingan
PLTS Tumbang Kanei Mampu Terangi 75 Rumah Penduduk
Jangankan Homestay, Rumah Penduduk Lombok Pun Tidak Muat
Penduduk Krayan di Perbatasan Malaysia Kini Bisa Menikmati BBM Legal
Antisipasi Pertambahan Penduduk Pascalebaran di Kotawaringin Timur
Aktivitas Perekonomian Tinggi, Polres Kotim Ungkap 22 Kasus Narkoba
Komentar (0)
Memuat komentar…

