BORNEONEWS,Sukamara – Sejumlah pengendara yang melintas di Jalan Tjilik Riwut KM. 03 tepatnya di depan area tower mengeluhkan gerombolan hewan ternak yang berkeliaran di sepanjang jalan tersebut.
Ifah, Salah satu pengendara yang berhenti akibat gerombolan sapi melintas mengatakan, merasa sangat terganggu dengan adanya hewan ternak yang berkeliaran di jalur yang padat aktivitas terutama di pagi hari, karena banyak anak-anak yang berangkat kesekolah.
“Ini selain menggangu pengendara juga bisa membahayakan pengendara. Misalnya ada pengendara yang melintas dengan kecepatan tinggi tiba-tiba sapi menyebarang jalan kan bisa bahaya. Apalagi jumlah sapinya cukup banyak” kata Ifah, Rabu (25/05/2016).
Menurut Ifah pemerintah harus menagangi masalah ini dengan memberikan teguran atau peringatan kepada pemilik hewan ternak agar sapi-sapi tersebut dikandangkan, sehingga tidak berkeliaran di malam harinya.
“Jika tidak diberikan teguran, nanti pemiliknya tetap membiarkan sapinya berkeliaran” ujar warga yang tinggal di Keluarahan Padang ini.
Selain itu, Ari yang juga melintas mengharapkan kepada pemilik hewan ternak untuk lebih bijak dalam memelihara ternaknya. “Jika tidak dikandangkan, sapinya bisa berkeliaran kemana-mana, bisa saja ke kebun orang. Jadi sebelum banyak orang yang merasa dirugikan, lebih baik sapi ini segera diamankan” ucap Ari mengingatkan. (NORHASANAH)
Pengendara Keluhkan Gerombolan Sapi Berkeliaran di Jalan Tjilik Riwut
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ribuan Warga Padati Bandara Tjilik Riwut
Lahan di Tjilik Riwut II Pangkalan Bun Terbakar
Terminal Baru Bandara Tjilik Riwut Beroperasi di 2017
Patuhi Perintah Menhub: Angkutan Tak Layak Harus Dikandangkan
Sapi Berkeliaran di Tengah Kota Sukamara Sudah jadi Pemandangan Biasa
Warga Keluhkan Jalan Dalam Kota Buntok Banyak Lubang
Komentar (0)
Memuat komentar…

