BORNEONEWS,Pangkalan Bun- Munculnya gelandangan dan pengemis (gepeng) di Kota Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat makin marak. Keberadaan para gepeng didatangkan dari luar daerah oleh seseorang yang diduga kuat sebagai koordinator.
"Gepeng di Pangkalan Bun, didrop dari luar daerah. Kami masih mengincar siapa 'bos' nya (koordinator)," ungkap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Hasan Basri. Senin (13/6/2016).
Hasan Basri mengakui Pangkalan Bun menjadi kota tujuan para gepeng terutama dipermudah dengan adanya akses jalur darat, laut maupun udara. "Siapapun mudah masuk ke Pangkalan Bun," sebutnya.
Satpol-PP Kabupaten Kotawaringin Barat rutin melakukan razia. Tanpa segan, pasukan penegak peraturan daerah itu akan 'mengangkut' gepeng yang berkeliaran di Kota Manis (Julukan Pangkalan Bun) dan sekitarnya.
Dalam setiap razia, kata Hasan, pihaknya lebih memfokuskan pada koordinator para gepeng tersebut. Tetapi untuk mengungkap siapa jati diri koordinator gepeng bukanlah perkara mudah. Pasalnya, setiap tertangkap, para gepeng selalu merahasiakan siapa yang membawanya ke Pangkalan Bun.
"Mereka (gepeng) tidak pernah mau memberitahu siapa koordinatornya dan selalu mengaku tinggal berpindah-pindah," ucap Hasan.
Sesuai dengan Perda Nomor 16/2014 tentang Ketertiban Umum, para gepeng dan koordinator dapat disanksi dengan hukuman selama 3 bulan kurungan penjara atau denda Rp50 juta.
"Tetapi belum ada gepeng yang dikenai sanksi, setelah didata dan membuat pernyataan di kantor Satpol-PP, kami serahkan pembinaannya ke Dinas Sosial," jelas Hasan. (CR-1/*)
Satpol-PP Kotawaringin Barat Incar Bos Gepeng
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kotawaringin Barat Jadikan Sampah Sebagai Sumber Energi untuk Incar Adipura Kirana
Satpol PP Kotawaringin Barat Ciduk Mucikari dan PSK Simpang Kodok
Satpol PP Kotawaringin Barat Terima 1 Unit Mobil Operasional
Masih Belum Terjadi Lonjakan Pemudik Jalur Darat di Kotawaringin Barat
Bupati Kotawaringin Barat Gelar Open House Saat Idul Fitri
Ada Pungli di Sekolah? Laporkan Saja ke Kantor Disdikpora Kotawaringin Barat
Komentar (0)
Memuat komentar…

