**Borneonews**, Serang - Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia, warga Kampung Sukadiri, Kelurahan Kasunyutan, Kecamatan Kasemen, Banten melaksanakan kegiatan yang tidak hanya terbatas pada upacara bendera. Mereka juga menggelar drama kolosal yang menggambarkan masa perjuangan kemerdekaan.
Sekretaris Sukadiri Squad, Aliyudin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan semangat patriotisme di kalangan generasi penerus bangsa. "Generasi muda harus sadar, bahwa para pendahulu kita dulu meraih kemerdekaan dengan perjuangan," ungkapnya.
Kegiatan ini juga berfungsi sebagai pengingat bagi generasi milenial untuk menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia. Aliyudin menekankan pentingnya mengenang peristiwa dan tokoh-tokoh yang telah berkontribusi dalam proses mencapai kemerdekaan.
Kemeriahan acara HUT ke-79 RI kali ini dihadiri oleh ratusan masyarakat Sukadiri. Mereka terlihat mengenakan berbagai kostum yang bernuansa merah putih, sesuai dengan tema perayaan. Masyarakat secara kolektif juga membentangkan bendera merah putih sepanjang 79 meter dan lebar 1,5 meter, yang telah dijahit bersama-sama.
Peserta yang ikut merayakan HUT ke-79 RI kurang lebih sebanyak 200 orang, dengan mengenakan berbagai kostum yang sudah disesuaikan dengan tema, jelas Aliyudin.
Setelah pelaksanaan upacara selesai, ratusan warga meneruskan perayaan dengan menggelar karnaval keliling Kampung, sebagai bentuk ungkapan syukur dan semangat menyambut hari kemerdekaan. Acara ini menunjukkan betapa antusias dan bersinerginya masyarakat dalam merayakan momen bersejarah ini.
ANTARA
Warga Sukadiri Rayakan HUT ke-79 RI dengan Drama Kolosal
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sunatan Massal di Sulsel Rayakan HUT ke-355 dengan Ceria
Pemprov Malut Rayakan HUT ke-25 dan Serahkan Warisan Budaya
Sulsel Rayakan HUT ke-355 dengan Jalan Santai Pecahkan Rekor MURI
Polda Kalteng Gelar Donor Darah Serentak Rayakan HUT ke-73 Humas Polri
Dewa United Tekuk Satya Wacana 63-44, Perpanjang Tren Kemenangan di IBL All Indonesian 2026
Film Dokumenter Timnas Indonesia The Longest Wait Tayang Mulai 28 Oktober
Komentar (0)
Memuat komentar…






