**Borneonews - Cilacap**, Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, yang terletak di Jawa Tengah, berinisiatif untuk menyediakan total 2.000 dosis vaksin rabies. Vaksin ini akan digunakan dalam program vaksinasi massal yang bertepatan dengan peringatan Hari Rabies Sedunia pada tanggal 28 September mendatang.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Susilan, menginformasikan bahwa vaksin tersebut diperoleh dari alokasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Cilacap, masing-masing sebanyak 1.000 dosis. Susilan menambahkan, kegiatan vaksinasi rabies ini telah dilaksanakan secara gratis di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Cilacap sebagai tahap uji coba.
Kegiatan ini ditujukan untuk menyasar sebanyak 2.000 hewan peliharaan maupun hewan liar yang termasuk dalam kategori rentan penularan rabies, seperti anjing, kucing, dan kera. Menurut Susilan, upaya vaksinasi ini bertujuan untuk mencegah penularan penyakit rabies kepada manusia yang dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius.
Terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi bagi hewan-hewan yang akan divaksinasi. Hewan yang diizinkan antara lain adalah anjing, kucing, dan kera yang berada dalam kondisi sehat dan berusia minimal empat bulan. Susilan menjelaskan bahwa untuk hewan betina, mereka tidak boleh dalam keadaan hamil atau menyusui. Di samping itu, hewan peliharaan tersebut juga harus telah diberikan obat cacing minimal satu minggu hingga maksimal tiga bulan sebelum proses vaksinasi.
Dengan adanya program vaksinasi massal ini, Susilan berharap Cilacap dapat terhindar dari kasus penularan rabies. Ia menekankan pentingnya antisipasi penyebaran penyakit ini, meskipun berdasarkan survei tahunan yang dilakukan oleh pemerintah, wilayah Jawa Tengah termasuk Cilacap dinyatakan bebas rabies sejak tahun 1997 hingga kini.
Namun demikian, langkah antisipatif tetap diperlukan, terutama karena Cilacap berbatasan langsung dengan wilayah Jawa Barat yang berpotensi menjadi sumber penyebaran rabies. Susilan menyatakan, Oleh karena itu, kami perlu waspada terhadap kemungkinan masuknya hewan peliharaan dari daerah lain, terutama yang belum bebas dari rabies.
ANTARA
Cilacap Siapkan 2.000 Dosis Vaksin Rabies untuk Cegah Penyebaran
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
DPKP Palangka Raya Rakor Kejar Target 80 Persen Vaksin Rabies Jelang Akhir 2024
Masih Banyak yang Tidak Tahu Vaksin Rabies Harus Diulang Setiap Setahun Sekali
Upaya Dinkes Bengkulu Cegah Penyebaran DBD di Masyarakat
Vaksinasi dan Sterilisasi Kucing Liar di Kudus Cegah Rabies
Pencapaian Imunisasi Polio Donggala, Dosis Dua Capai 98,9 Persen
Pengiriman Perdana RDF dari Bantul ke Pabrik Semen Cilacap
Komentar (0)
Memuat komentar…







