**Borneonews - Cianjur**, Pemerintah Kabupaten Cianjur, yang terletak di Jawa Barat, menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses pembebasan lahan guna pembangunan jalan tol Cianjur selatan. Dengan demikian, diharapkan jalur perekonomian antara kota dan daerah selatan dapat dilalui dengan waktu yang lebih singkat.
Bupati Cianjur, Herman Suherman, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengusulkan pembangunan jalan tol yang menghubungkan wilayah perkotaan dengan Cianjur selatan. Ini dilakukan untuk memperlancar akses menuju pesisir selatan, apalagi setelah adanya pemekaran serta pembentukan daerah otonomi baru.
Usulan pembangunan jalan tol ini sejalan dengan rencana tata ruang Jawa Barat, yang mencakup pembangunan jalan tol dari Soreang ke Cidaun dan Sukabumi. Herman menambahkan bahwa pengajuan pembangunan jalan tol dari Cianjur kota ke selatan sudah diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (*PUPR*).
Keyakinan pihaknya tentang realisasi pembangunan jalan tol Cianjur selatan tetap tinggi, meskipun saat ini dua jalur tol yang melewati Cianjur, yaitu Tol Puncak dan Tol Bogor-Sukabumi-Cianjur-Bandung, belum direalisasikan. Ia berpendapat bahwa tol selatan dapat direalisasikan lebih cepat, karena biaya pembebasan lahannya lebih terjangkau dibandingkan dengan pembangunan dua tol baru yang biayanya jauh lebih mahal.
Herman menjelaskan bahwa perbandingan biaya pembebasan lahan mencatatkan bahwa satu kilometer di kawasan kota hampir setara dengan lima kilometer di wilayah selatan. Dengan demikian, optimisme untuk mempercepat pembangunan tol selatan Cianjur menjadi semakin kuat.
Dibangunnya jalan tol yang menghubungkan kota dengan wilayah selatan diharapkan dapat menarik minat investor. Wilayah selatan Cianjur memiliki berbagai potensi, baik di sektor pariwisata, perdagangan, layanan kesehatan, hingga perhotelan serta restoran. Selain itu, terdapat juga rencana untuk membangun kawasan industri di masing-masing kecamatan di selatan, sesuai dengan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (*RTRW*).
Bupati juga mengonfirmasi bahwa surat usulan pembangunan jalan tol yang menghubungkan Cianjur dengan Kecamatan Sindangbarang sudah ditandatangani dan dikirimkan langsung ke Kementerian PUPR. Ia berharap usulan ini dapat disetujui, terutama karena Cianjur selatan berpotensi menjadi kabupaten yang mandiri. Pembangunan jalan tol diharapkan dapat mendorong percepatan perkembangan di daerah tersebut.
Selain usulan tol Cianjur-Sindangbarang, terdapat juga catatan mengenai tujuh ruas jalan tol yang sudah terdokumentasi dalam Perda RTRW Cianjur tahun 2025, yang diharapkan bisa diwujudkan melalui Kementerian PUPR. Ruas-ruas jalan tol tersebut meliputi Sukabumi-Ciranjang, Ciranjang-Padalarang, Caringin-Cianjur, Soreang-Ciwidey-Cidaun, Cikarang-Ciranjang, Palabuhanratu-Cidaun, serta Cidaun-Cikalongkulon.
ANTARA
Pemkab Cianjur Percepat Pembebasan Lahan untuk Jalan Tol Selatan
Bagikan:

BANDUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak Muara Lintas Aruta Demi Perhatian Pemkab Kobar
Pemkab Kotim Siapkan Rp6 Miliar untuk Pengadaan PJU di Jalan Pramuka dan Jalan Pemuda
Pejabat Senior Hamas: Gerakan Pembebasan Palestina yakin akan Menang
Laboratorium Sabu di Pidie Gunakan Kaleng Cat Akrilik untuk Samarkan Narkoba
Indonesia Raih 2 Gelar Turnamen Bulu Tangkis U-17 di Luksemburg
Imigrasi Deportasi Buronan Tiongkok Terkait Dugaan Pencucian Uang
Komentar (0)
Memuat komentar…






