**Borneonews - Jakarta**, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Prof. Asep Saepudin Jahar, menyatakan bahwa kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia merupakan simbol penting yang menegaskan nilai-nilai toleransi antara berbagai agama di Tanah Air.
Prof. Asep menyampaikan bahwa kehadiran Paus Fransiskus memiliki makna yang signifikan dalam mempererat persaudaraan antarumat beragama. Hal ini, menurutnya, dapat memperkuat komitmen bersama untuk menciptakan kehidupan yang damai di masyarakat. Dalam konteks Indonesia yang kaya akan keragaman agama, budaya, dan etnis, pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan harmoni menjadi semakin vital.
Dengan kedatangan pemimpin tertinggi umat Katolik tersebut, diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk terus mengedepankan dialog, saling pengertian, dan kerja sama lintas agama. Semua ini, pada akhirnya, bertujuan untuk mencapai kedamaian yang berkelanjutan di Indonesia.
Harapan Rektor Asep Jahar adalah agar kunjungan Paus tidak hanya dipahami sebagai pesan tentang perdamaian. Ia menginginkan kunjungan ini dapat memperkuat kolaborasi dan solidaritas, terutama dalam menghadapi tantangan global, seperti kemiskinan, ketidakadilan, dan krisis lingkungan yang juga berdampak pada kehidupan kemanusiaan.
Beliau menyebutkan bahwa nilai-nilai universal seperti kasih sayang dan persaudaraan yang selalu diperjuangkan oleh Paus Fransiskus sepatutnya menjadi inspirasi bagi umat beragama, dalam rangka membangun masyarakat yang lebih adil, sejahtera, dan beradab.
Asep Jahar menegaskan bahwa momen tersebut merupakan peristiwa bersejarah bagi bangsa Indonesia, di mana seluruh masyarakat dapat menyaksikan kunjungan yang sangat berarti ini.
Sebagai informasi, Paus Fransiskus secara resmi tiba di Indonesia pada tanggal 3 September dan akan melaksanakan agenda perjalanan apostoliknya di sejumlah negara Asia hingga 6 September 2024. Selama berada di Indonesia, beliau dijadwalkan melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Joko Widodo, mengunjungi Masjid Istiqlal, bertemu dengan tokoh-tokoh lintas agama, serta berjumpa dengan umat Katolik di Jakarta. Setelah itu, Paus akan melanjutkan kunjungan ke Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura pada 6 hingga 13 September 2024.
ANTARA
Paus Fransiskus, simbol toleransi dan persatuan di Indonesia
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pawai Taaruf di Kabupaten Gunung Mas Simbol Kebersamaan
Wamenpora Sebut SSEAYP Simbol Solidaritas dan Kolaborasi Pemuda
Pj Bupati Murung Raya Hadiri Pentahbisan Gereja St. Stefanus, Serukan Persatuan dan Kebersamaan Antar Umat
Pj Bupati Barito Timur Tekankan Pentingnya Jaga Nilai Persatuan yang Diwariskan Sumpah Pemuda 1928
Demi Persatuan Gaza, Hamas-Fatah Berembuk di Kairo
Generasi Muda di Gunung Mas Diharapkan Amalkan Pancasila untuk Jaga Persatuan dan Kesatuan
Komentar (0)
Memuat komentar…







