**Borneonews - Biak**, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua menegaskan bahwa hingga saat ini, wilayahnya belum melaporkan adanya kasus *monkeypox* atau cacar monyet. Pernyataan ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinkes Papua, Yokelin Suebu, saat berlangsungnya kunjungan kerja oleh Penjabat Gubernur Ramses Limbong di Biak pada hari Kamis.
Suebu menyampaikan bahwa informasi mengenai kasus cacar monyet yang beredar di media sosial tidak memiliki dasar kebenaran. Ia mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan tidak langsung percaya pada berita-berita yang tidak berasal dari sumber resmi, khususnya yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan.
Sebagai langkah pencegahan terhadap penyebaran virus *Mpox*, Suebu meminta agar semua warga di Papua terus memperhatikan dan menjaga kebersihan diri mereka. Menerapkan perilaku hidup sehat dan bersih dalam kehidupan sehari-hari menjadi sangat penting dalam hal ini.
Dia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu mengenakan masker di tempat umum. Hal ini termasuk area seperti pasar, terminal, pelabuhan, dan bandara, di mana banyak orang berkumpul. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko penularan virus.
Tindakan pencegahan lain yang juga ditekankan adalah pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun atau *hand sanitizer*. Suebu menambahkan bahwa pengalaman masyarakat selama pandemi COVID-19 yang berlangsung tiga tahun lalu memberikan pelajaran berharga dalam menjaga kebersihan dan kesehatan.
"Masyarakat kini lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan diri mereka. Ini merupakan bagian dari upaya antisipasi terhadap virus yang mungkin muncul," ungkapnya.
ANTARA
Dinkes Papua Pastikan Belum Ada Kasus Cacar Monyet di Biak
Bagikan:

JAYAPURA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dinkes Sukamara Optimis Turunkan Kasus TBC
Januari-September 2024 Temukan 82 Kasus, Dinkes Kobar Ingatkan Warga Cegah Penularan HIV-AIDS
Kejati Papua Barat Tangani Kasus Korupsi Proyek Jalan Bintuni
Dewa United Tekuk Satya Wacana 63-44, Perpanjang Tren Kemenangan di IBL All Indonesian 2026
Film Dokumenter Timnas Indonesia The Longest Wait Tayang Mulai 28 Oktober
Polri Tetapkan 10 Tersangka Laboratorium Sabu di Pidie, Dua Terduga Pengendali Diburu
Komentar (0)
Memuat komentar…






