**Borneonews - Ambon**, Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-449 Kota Ambon yang terletak di Maluku berlangsung dengan semarak meskipun diliputi hujan. Acara ini dilaksanakan dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat pada Sabtu yang lalu.
Puncak perayaan diadakan di Lapangan Merdeka Ambon, di mana para peserta yang terdiri dari elemen TNI, Polri, pegawai negeri sipil, dan pelajar tidak gentar untuk berdiri di lapangan terbuka meskipun hujan terus mengguyur. Para tamu undangan pun beramai-ramai memadati tenda yang telah disiapkan.
Sebagai pembuka, HUT Kota Ambon tahun 2024 diawali dengan sebuah selebrasi yang melibatkan kain panjang berwarna putih yang dikenal sebagai *kain gandong*. Dalam suasana perayaan tersebut, nuansa lokal yang kental terasa melalui sambutan yang disampaikan oleh Penjabat Wali Kota Ambon, Dominggus N Kaya. Dalam pidatonya, ia mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala penyertaan yang diberikan selama 449 tahun perjalanan Kota Ambon.
Dominggus menekankan pentingnya berbagai kegiatan dan lomba yang diadakan selama HUT tersebut, termasuk *sombayang voor* yang merupakan doa untuk Ambon yang dianggap sebagai wujud ungkapan syukur para warga. Perayaan tahun ini mengusung tema "Deng Cinta Voor Ambon", yang berarti cinta untuk Ambon.
Tema ini dipilih secara cermat dan mengandung pesan krusial bagi seluruh warga kota untuk senantiasa saling membantu dan berbagi beban. Ia menambahkan bahwa setiap kesusahan yang dialami salah satu dari mereka seharusnya dapat dirasakan oleh yang lain.
Rangkaian upacara ini juga diramaikan oleh atraksi musik paduan suara, permainan alat musik *ukulele*, serta pertunjukan *bras kolosal*, yang menjadikan peringatan HUT ke-449 Kota Ambon semakin meriah.
Setelah upacara selesai, acara dilanjutkan dengan kegiatan makan patita atau makan bersama yang diselenggarakan di sepanjang Jalan Sultan Hairun. Kegiatan ini menyajikan berbagai jenis makanan tradisional khas yang dihasilkan masyarakat Maluku.
Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Ambon turut ambil bagian dalam penyediaan beragam hidangan, seperti kasbi (singkong), pisang rebus, sagu, *kohu-kohu* (urap), ikan bakar, ikan goreng, *colo-colo*, ikan kuah, papeda, sayur-sayuran, serta berbagai menu tradisional lainnya.
Richard Luhukay, selaku Ketua Panitia HUT Kota Ambon, menegaskan bahwa acara makan patita merupakan sebuah ritual yang sangat melekat dalam kehidupan masyarakat Maluku, sebagai ungkapan rasa syukur yang diperuntukkan bagi seluruh masyarakat secara gratis.
ANTARA
Meriah dan Khidmat, HUT ke-449 Kota Ambon di Tengah Hujan
Bagikan:

AMBON –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Waspada Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kalimantan Tengah
Kotim Gelar Rangkaian Acara Meriah HUT Kabupaten dan Korpri, Fun Bike hingga Esport Jadi Sajiannya
BMKG Prakirakan Sejumlah Kota Besar di Indonesia Diguyur Hujan
Laboratorium Sabu di Pidie Gunakan Kaleng Cat Akrilik untuk Samarkan Narkoba
Indonesia Raih 2 Gelar Turnamen Bulu Tangkis U-17 di Luksemburg
Imigrasi Deportasi Buronan Tiongkok Terkait Dugaan Pencucian Uang
Komentar (0)
Memuat komentar…






