**Borneonews - Batam**, Tim Sepak Takraw Kepulauan Riau (Kepri) berhasil meraih medali perunggu pada nomor quadrant dalam kompetisi yang berlangsung di Gedung Idi Sport Center, Idi, ibu kota Kabupaten Aceh Timur. Pertandingan semifinal yang digelar pada hari Kamis ini berakhir dengan kekalahan Tim Kepri dari tim Gorontalo dengan skor 2-0, yakni 15-10 dan 15-8.
Dengan hasil tersebut, Gorontalo melanjutkan langkahnya ke final. Di sisi lain, tim Jawa Tengah mengamankan tempat di babak final setelah mengalahkan tim Lampung dengan skor 2-0 juga, yakni 15-8 dan 15-11.
Ketua Umum KONI Kepri, Usep RS, menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan meraih medali perunggu di cabang olahraga sepak takraw. Ia menyatakan bahwa target tim untuk nomor regu adalah meraih medali emas dan berharap anak-anak mampu menunjukkan performa terbaik mereka.
Nomor regu dalam pertandingan sepak takraw dijadwalkan berlangsung pada tanggal 16 September 2024. Pelatih tim sepak takraw, Joni Susilawanto, menegaskan bahwa tim masih memiliki semangat dan siap untuk menghadapi pertandingan yang akan datang pada hari Senin minggu depan.
Joni juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap timnya, berkat latihan yang telah dilakukan selama berbulan-bulan dan persiapan yang total oleh para atlet. Ia merasa puas dengan penampilan para pemainnya yang sudah maksimal, dan tidak ada penyesalan atas performa yang ditunjukkan selama pertandingan.
Tim sepak takraw Kepri kini telah mengikuti ajang PON XXI untuk yang keempat kalinya dan berkomitmen untuk terus berusaha meraih prestasi yang lebih baik di masa depan.
ANTARA
Kepri Raih Medali Perunggu di Sepak Takraw, Siap Target Emas
Bagikan:

BATAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tim Sepak Bola FC Suppel U-11 Kapuas Raih Juara Piala Ketua Asprov Kalteng
Laboratorium Sabu di Pidie Gunakan Kaleng Cat Akrilik untuk Samarkan Narkoba
Indonesia Raih 2 Gelar Turnamen Bulu Tangkis U-17 di Luksemburg
Imigrasi Deportasi Buronan Tiongkok Terkait Dugaan Pencucian Uang
UPR Ajak Siswa SDN 1 Petuk Katimpun Menulis Cerita dari Ekologi Lokal
Kabut Asap Batasi Pembelajaran, UPR Alihkan Pelatihan Literasi Siswa ke Rumah
Komentar (0)
Memuat komentar…






