BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendukung penuh program Tax Amnesty atau pengampunan pajak yang diterapkan Pemerintah Pusat. Program ini dinilai sebagai peluang bagi pemerintah, tak terkecuali pemerintah daerah untuk menarik kembali keuangan dan modal Indonesia yang ada di luar negeri.
"Kita dukung, apapun yang terbaik untuk negara dan daerah. Harapan kita kan kalau perusahaan ini balik lagi ke Indonesia, apalagi ada yang ke Kalteng, adalah minimal 20 persen untuk APBD kita, jangan untuk APBN semua," ucap Habib H Said Ismail, Wakil Gubernur Kalteng, Kamis (28/7/2016) di kantornya.
Sebelumnya, Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran menyebut program Tax Amnesty merupakan program yang besar yang pastinya didukung oleh Pemprov. Jangankan program yang besar begitu, saat DKI menaikkan pajak kendaraan bermotor saja, Kalteng malah menurunkan sebesar 5 persen. "Untuk apa? Supaya lebih banyak orang yang menggunakan plat KH, lalu pemasukan untuk Kalteng menjadi lebih besar. Itu tujuan kita."
Intinya, pihak Pemprov Kalteng, kata Gubernur Sugianto Sabran, selalu mendukung program pemerintah pusat selama ada kontribusi untuk memajukan daerah, bangsa dan negara. (TESTI PRISCILLA/N).
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran: Pemprov Dukung Program Tax Amnesty
Bagikan:
- #Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran
- #Habib Said Ismail
- #Pemprov Kalteng
- #Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah
- #Gubernur Kalimantan Tengah
- #Tax Amnesty
- #Amnesty Pajak
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
November Masalah BEK Tak Selesai, Gubernur Sugianto Surati KPK
Gubernur Dukung Pelabuhan Bongkar Muat Dipindah ke Bagendang Sampit
Baru 62 Perusahaan yang Ikuti Permintaan Gubernur Nabung di Bank Kalteng
Gubernur Minta Bank Kalteng Sentuh UKM
Pemprov Kalimantan Tengah Terima MTU dari Kementerian PUPR
Pemprov Kalimantan Tengah Ajukan Raperda Susunan Perangkat Daerah
Komentar (0)
Memuat komentar…

