**Borneonews - Banyuwangi**, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, telah menetapkan anggaran sebesar Rp9,88 miliar untuk tahun 2024. Dana ini akan digunakan sebagai insentif bagi 14.119 guru mengaji yang tersebar di 25 kecamatan.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menjelaskan bahwa peran guru mengaji sangat vital dalam pembelajaran Al Quran serta dalam proses pendidikan, pengembangan karakter, dan akhlak generasi muda bangsa. Menurutnya, guru mengaji menjadi figur panutan dalam masyarakat, serta berkontribusi besar terhadap pembentukan karakter dan moral anak-anak yang akan menjadi penerus bangsa.
Dalam konteks nilai-nilai religius yang masih sangat kuat di Indonesia, guru mengaji memegang peranan yang penting sebagai pendidik. Mereka tidak hanya mengajarkan pengetahuan religi, tetapi juga menanamkan karakter dan etika yang baik kepada anak-anak, ungkap Bupati Ipuk saat memberikan informasi terkait anggaran tersebut di Banyuwangi.
Selain itu, Bupati Ipuk menambahkan bahwa pemerintah daerah juga telah memberikan insentif kepada para guru yang mengajar di berbagai lembaga pendidikan non-formal dari semua agama. Ini mencakup pengajar di sekolah minggu di gereja serta lembaga pendidikan lainnya, termasuk praktik keagamaan dalam agama Hindu, Buddha, Kristen, Katolik, dan Konghucu.
Dengan insentif ini, kami berharap dapat memberikan dorongan semangat bagi para pengajar dalam memperkuat aspek kerohanian dan spiritualitas anak-anak yang sedang menempuh pendidikan, lanjut Bupati Ipuk.
Di sisi lain, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Kabupaten Banyuwangi, Yusdi Irawan, menginformasikan bahwa jumlah penerima insentif pada tahun 2024 tetap sama dengan tahun lalu, yaitu 14.119 guru mengaji. Ia menjelaskan bahwa guru-guru yang berhak menerima insentif adalah mereka yang mengasuh minimal 10 anak didik.
"Pemberian insentif dilakukan secara non-tunai untuk mempermudah proses dan transparansi," jelas Yusdi. Dia menekankan bahwa inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk mendorong minat mengaji, tetapi juga untuk memberikan dukungan kepada para pendidik dalam melaksanakan tugas mulia mereka.
ANTARA
Bupati Banyuwangi Alokasikan Rp9,88 Miliar untuk Insentif Guru Mengaji
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Insentif Guru Mengaji di Kotim Naik Jadi Rp2,5 Juta pada Tahun 2025, Pendeta Juga Dapat
Astra Agro di Kalteng Beri Insentif Guru dan Beasiswa Pelajar Berprestasi
PUPR Kalteng Bakal Alokasikan Rp200 miliar Tahap II RSUD Tipe A Palangka Raya
APBD Kalteng 2025 Alokasikan Rp200,5 Miliar untuk Infrastruktur di Kotim
Anggarkan Insentif untuk Pendeta, Begini Alasan Bupati Kotim
Pj Bupati Murung Raya Soroti Peran Guru dan Program Prioritas Pendidikan di HUT PGRI dan KORPRI 2024
Komentar (0)
Memuat komentar…







