**Borneonews - Jakarta**, Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya pengawalan oleh aparat keamanan dalam setiap kegiatan pembangunan infrastruktur di Papua. Dalam sebuah konferensi pers yang berlangsung di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Presiden menyatakan bahwa kehadiran TNI dan Polri sangat diperlukan untuk menjamin keamanan dalam setiap aktivitas pembangunan yang dilakukan di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Presiden memberikan contoh konkret mengenai kebutuhan akan pengawalan, terutama saat pembangunan infrastruktur penting seperti jalan dan jembatan. Ia menyatakan bahwa bahkan pesawat yang beroperasi untuk mengangkut orang dan logistik di Papua juga harus dilindungi oleh pihak keamanan demi menjaga keselamatan semua pihak yang terlibat.
Presiden Jokowi menegaskan, "Ketika kita membangun infrastruktur seperti jalan dan jembatan serta mendistribusikan logistik ke daerah-daerah seperti Nduga, Wamena, dan Puncak, semuanya harus dikawal oleh TNI dan Polri." Pernyataan ini mencerminkan keprihatinan Presiden terhadap situasi keamanan di Papua, terutama pasca peristiwa penyanderaan oleh organisasi bersenjata.
Ia berharap tindakan pencegahan tersebut dapat mencegah terulangnya insiden penyanderaan, seperti yang dialami oleh Pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Marthens, yang disandera oleh kelompok separatis selama satu setengah tahun. Dengan adanya pengawalan, Presiden optimis bahwa kegiatan pembangunan akan berjalan lancar dan aman tanpa adanya gangguan.
Dalam kesempatan yang sama, Brigjen Polisi Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Damai Cartenz 2024, menjelaskan bahwa selama ini pihaknya mengedepankan strategi *soft approach* dalam upaya pembebasan Kapten Philip. Ia menekankan pentingnya pendekatan melalui tokoh agama, gereja, adat, serta keluarga untuk mengurangi risiko korban jiwa di kalangan aparat, masyarakat sipil, dan juga untuk menjaga keselamatan pilot.
Faizal menyampaikan, "Kami berusaha meminimalisasi konflik dengan melibatkan semua elemen masyarakat dalam proses negosiasi." Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang kondusif dan aman, serta mendukung keberlangsungan pembangunan yang diharapkan dapat membawa manfaat bagi masyarakat setempat.
ANTARA
Pengawalan TNI/Polri Saat Pembangunan Infrastruktur di Papua
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
TNI-Polri Sterilisasi Gedung MPR Jelang Pelantikan Presiden dan Wapres
Sebanyak 7.200 Personel Gabungan TNI-Polri Amankan Pilkada Kalteng
7.200 Personel TNI-Polri Amankan Pemungutan Pilkada di Kalteng
Perayaan Natal Oikumene: ASN, TNI, Polri dan Masyarakat Berlangsung Meriah di Murung Raya
1.119 Personel TNI-Polri Amankan Pleno Perhitungan Pilgub Kalteng
Pentingnya Kerja Sama TNI dan Polri dalam Menjaga Keamanan di Kalteng
Komentar (0)
Memuat komentar…







