**Borneonews - Bekasi**, Pemerintah Kabupaten Bekasi, yang terletak di Jawa Barat, telah mengambil langkah untuk memperpanjang status tanggap darurat akibat bencana kekeringan selama tujuh hari ke depan. Perpanjangan ini berlaku sejak 20 hingga 26 September 2024.
Langkah ini merupakan perpanjangan kedua dan dicantumkan dalam Surat Keputusan Bupati Bekasi dengan nomor HK. 02.02/Kep.568-BPBD/2024, yang ditandatangani oleh Penjabat Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi. Dedy menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk melanjutkan upaya penanganan bencana kekeringan yang melanda daerah tersebut.
Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, kekeringan masih mengakibatkan dampak signifikan pada lahan pertanian di 38 desa yang tersebar di 11 kecamatan. Dedy menyampaikan bahwa luas lahan yang terdampak kekeringan mengalami penurunan yang signifikan, dari 4.246 hektare menjadi 1.585 hektare, atau sekitar 63 persen.
Pengurangan luas lahan yang terdampak ini merupakan hasil dari serangkaian upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah, termasuk normalisasi dan pompanisasi aliran sungai di berbagai wilayah. Selama masa tanggap darurat ini, pemerintah juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang terkena dampak di 45 desa di 12 kecamatan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, menyampaikan bahwa proses distribusi bantuan air bersih masih berlangsung hingga semua warga mendapatkan akses yang memadai untuk kebutuhan dasar mereka. Ia mengungkapkan bahwa penyaluran air bersih difokuskan pada daerah-daerah yang mengalami krisis air dan sejauh ini telah terdistribusi sebanyak 2,9 juta liter air bersih.
Kendati demikian, masih terdapat sejumlah kecamatan yang berstatus terdampak kekeringan, di antaranya adalah Sukawangi, Babelan, Muaragembong, Tambun Utara, Cabangbungin, Pebayuran, Karangbahagia, Cikarang Timur, Cikarang Pusat, Bojongmangu, Serang Baru, dan Cibarusah. Situasi ini memerlukan perhatian lebih agar masyarakat dapat segera memperoleh kebutuhan air bersih demi kelangsungan hidup sehari-hari.
ANTARA
Pemerintah Bekasi Perpanjang Status Tanggap Darurat Kekeringan
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemkab Murung Raya Tanggap Darurat: Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Desa Muara Sumpoi dan Muara Jaan
Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran dan Pelatihan Menara Pantau
Pemerintah Diminta Tanggap Atas Banjir yang Melanda Aceh
MUI Minta Pemerintah Cabut Status PSN untuk PIK 2
Pemerintah Perpanjang Masa Berlaku PPh Final 0,5 Persen Bagi UMKM
Kementerian Agama Ubah Status 10 Sekolah Kristen Menjadi Negeri
Komentar (0)
Memuat komentar…







