BORNEONEWS, Nanga Bulik - Setelah melakukan pembukaan pelatihan pengembangan kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) Bencana Tahun 2024. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, langsung menggelar simulasi di sejumlah PBS yang ada di daerah setempat.
Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Penanggulangan Bencana di Kabupaten Lamandau, peserta yang mengikuti 50 orang. 22 orang peserta khusus dari BPBD Lamandau untuk merefresh kembali kemampuannya.
“Kami undang juga dari Satpol Damkar 4 peserta, 4 Desa Tangguh Bencana (Destana), 4 desa yaitu masing-masing 5 peserta. jadi untuk totalnya 50 peserta yang mengikuti adapun simulasi akan kita awali dengan pemadaman kebakaran dan pemantau menara pantau,” ujarnya, Rabu, 11 Desember 2024.
Sementara itu. Pendamping Manggala Agni Daops Pangkalan Bun, Naoval. Menuturkan untuk kegiatan simulasi hari ini materi yang disampaikan adalah detiksi dini. Kebakaran hutan dan lahan.
“Dimana itu tentang penjagaan atau pemantauan di menara api itu sendiri, dalam kebakaran hutan dan lahan khususnya pencegahan deteksi dini itu penting,” tuturnya.
“Lakukan pemadaman terlebih dahulu dan sambil telepon petugas pemadam kebakaran sekitar, sehingga kebakaran semakin cepat di tangani, adapun hasil simulasi hari ini sangat memuaskan,” tandasnya. (HENDI NURFALAH/j)
Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran dan Pelatihan Menara Pantau
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Personel Polres Kapuas Pantau Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada 2024
Banjir di Palangka Raya Status Siaga Menuju Tanggap Darurat, Pj Wali Kota Rapat Koordinasi
Status Tanggap Darurat Gunung Ibu Selama 14 Hari
Tim Tanggap Darurat Perbaiki Jalan Kuala Kurun-Bukit Liti
Outbound dan Simulasi Interaktif Warnai Pelatihan BPSDM Kalteng
PT SML Dorong Pencegahan Karhutla dengan Tim Tanggap Darurat
Komentar (0)
Memuat komentar…







