**Borneonews - Jakarta**, Kebakaran yang terjadi di gedung Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI), yang terletak di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Menurut penjelasan dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji, dugaan ini muncul setelah pemeriksaan awal dilakukan.
Tim pemadam kebakaran kini sedang melakukan upaya untuk mengendalikan api agar tidak menyebar ke bagian-bagian gedung yang lainnya. Sebanyak 95 personel dari berbagai instansi, serta 19 unit kendaraan pemadam kebakaran, telah dikerahkan untuk menangani situasi ini.
Personel yang terlibat dalam penanganan ini berasal dari unit pemadam kebakaran, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DKI Jakarta, Palang Merah Indonesia (PMI), dan juga termasuk dalam operasi ini adalah Ambulans Gawat Darurat (AGD) dari Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta pegawai dari PLN dan Dinas Sosial. Selain itu, sejumlah pemangku kepentingan lainnya juga turut terlibat.
Laporan mengenai kebakaran ini diterima oleh petugas pemadam pada pukul 06.25 WIB, sementara operasi pemadaman api dimulai dua menit setelahnya, tepatnya pukul 06.27 WIB. Saat ini, tim masih terus melakukan pendataan untuk menentukan jumlah kerugian yang diderita dan kemungkinan adanya korban akibat peristiwa kebakaran ini.
ANTARA
Kebakaran Gedung Bakamla RI Diduga Akibat Korsleting Listrik
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Rumah Kosong di Jalan Sesep Madu Palangka Raya Diduga Akibat Pembakaran Sarang Lebah
Kebakaran Lahan Kosong di Mandalika Diduga Dilakukan Sengaja
Dua Titik Kebakaran di Palangka Raya Diduga Disengaja, Warga Resah
Pencurian Listrik di Jatinegara Berpotensi Kebakaran, PLN Beraksi Cepat
Poskamling dan Pengecekan Kabel Listrik, Solusi Cegah Kebakaran di Palangka Raya
Kerugian Puluhan Miliar Akibat 75 Kasus Kebakaran di Palangka Raya
Komentar (0)
Memuat komentar…







