**Borneonews - Tangerang**, Pemerintah Kota Tangerang melakukan langkah cepat dengan memindahkan 12 anak yang tinggal di panti asuhan ke Rumah Perlindungan Sosial (RPS) yang dikelola oleh Dinas Sosial. Keputusan ini diambil setelah muncul dugaan pelecehan yang terjadi di panti asuhan yang terletak di kawasan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang.
Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, mengungkapkan bahwa pihaknya akan memberikan dukungan penuh terhadap proses hukum yang terkait dengan kasus ini. Dalam pernyataannya, Dr. Nurdin menyatakan, Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Pemkot Tangerang akan memastikan setiap korban mendapatkan pendampingan yang memadai, dan kami akan mengawal proses hukum agar berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Pemerintah Kota Tangerang telah menyiapkan layanan pendampingan psikologis bagi para korban melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB). Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan bagi para korban dan keluarganya.
Upaya maksimal akan dilakukan untuk mendukung pemulihan psikologis korban, serta memastikan keamanan dan kenyamanan anak-anak santri lainnya di panti asuhan, tegasnya lebih lanjut.
Dr. Nurdin juga menginstruksikan perlunya peningkatan sosialisasi terkait perlindungan anak di panti asuhan maupun lingkungan pendidikan lainnya, termasuk pondok pesantren. Ia menekankan pentingnya pengawasan yang lebih ketat serta edukasi mengenai hak-hak anak guna mencegah kasus serupa terulang di masa mendatang.
Diharapkan masyarakat lebih berani melaporkan segala bentuk kekerasan agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang, tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas DP3AP2KB, Tihar, menjelaskan bahwa instansinya sudah memberikan pendampingan kepada korban yang diduga mengalami pelecehan dengan menyediakan tenaga psikolog dan tim kesehatan.
"Kemarin, kami telah melakukan evakuasi terhadap 12 anak. Sejak menerima laporan dari masyarakat, kami telah menyediakan pendampingan secara intensif. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah menjalankan tugasnya, dan hingga saat ini kami menerima informasi bahwa sudah dua orang yang diamankan," ungkap Tihar.
ANTARA
Pemkot Tangerang Pindahkan Anak Panti Asuhan Usai Dugaan Pelecehan
Bagikan:

BANTEN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Wakil Ketua II DPRD Kobar Soroti Kasus Pelecehan Perempuan dan Anak
Meningkatnya Kasus Pelecehan Perempuan dan Anak Harus Jadi Perhatian Khusus di Kobar
Pemkot Jayapura Bagikan BKB Kit untuk Cegah Stunting Anak
Pemkab Barito Utara Pindahkan Lokasi Tes CPNS ke Palangka Raya dan Banjarbaru
DPMDSos Barito Timur Kirim Lansia Terlantar Asal Banyuwangi ke Panti Jompo di Palangka Raya
MU Telan Dua Kekalahan Beruntun di Bawah Asuhan Ruben Amorim
Komentar (0)
Memuat komentar…







