**Borneonews - Motegi, Jepang**, Pembalap Ducati, Francesco Bagnaia, menunjukkan kepuasan terhadap kinerja motornya setelah menjalani hari pertama MotoGP Jepang 2024 di Sirkuit Motegi pada hari Jumat. Pecco, demikian biasa ia disapa, berhasil menempati posisi tercepat pada sesi latihan bebas pertama dengan catatan waktu 1 menit 45,209 detik.
Dalam sesi latihan selanjutnya, meskipun Bagnaia berhasil memperbaiki waktu lapnya, dia tidak mampu mempertahankan posisinya di atas. Ia akhirnya menutup hari dengan berada di posisi ketujuh, mencatat waktu 1 menit 43,754 detik, terpaut 0,318 detik dari Brad Binder yang menempati posisi teratas.
Bagnaia menyampaikan, "Hari ini sangat positif. Kami menemukan ritme yang baik dan saya merasakan peningkatan yang signifikan terkait dengan performa motor." Selain itu, ia menjelaskan bahwa performa baik ini berhubungan dengan gaya berkendara yang sesuai dengan karakteristik trek Motegi.
"Dalam hal ini, seluruh tim telah bekerja dengan baik. Kami mengalami peningkatan, terutama di sektor tiga, yang selama ini menjadi tantangan bagi saya," tambah pembalap berkebangsaan Italia tersebut.
Menjelang sesi latihan bebas terakhir yang dijadwalkan pada hari Sabtu, 5 Oktober, Pecco berambisi untuk membuat peningkatan yang lebih baik sebelum memasuki sesi kualifikasi dan perlombaan Sprint yang berlangsung sejauh 12 lap. Kami perlu mengambil langkah maju lagi besok, tetapi saya rasa kami berada di jalur yang benar, ungkapnya.
Saat ini, Francesco Bagnaia menempati posisi kedua pada klasemen sementara dengan total 345 poin. Ia kini tertinggal 21 poin dari Jorge Martin yang berada di puncak klasemen.
ANTARA
Bagnaia Puas Performa Motor di Hari Pertama MotoGP Jepang
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pelatih Filipina Puas dengan Performa Timnya Kalahkan Indonesia 1-0
Shin Tae-yong Sebut Marselino dalam Performa Terburuknya Lawan Laos
Bagnaia Sebut Kekalahan Sama Pentingnya dengan Kemenangan
Imigrasi Deportasi Buronan Tiongkok Terkait Dugaan Pencucian Uang
UPR Ajak Siswa SDN 1 Petuk Katimpun Menulis Cerita dari Ekologi Lokal
Kabut Asap Batasi Pembelajaran, UPR Alihkan Pelatihan Literasi Siswa ke Rumah
Komentar (0)
Memuat komentar…







