**Borneonews - Jakarta**, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Inarno Djajadi, mengungkapkan keyakinannya bahwa pemangkasan suku bunga oleh The Fed akan membawa dampak yang positif bagi pasar modal di Indonesia.
Ia menilai penurunan suku bunga yang dilakukan oleh bank sentral Amerika Serikat tersebut dapat meningkatkan aliran investasi ke pasar modal domestik. Keberadaan suku bunga yang lebih rendah berpotensi untuk mendorong minat investor, baik lokal maupun asing, untuk menanamkan modalnya di berbagai instrumen yang tersedia di bursa saham Tanah Air.
Inarno menegaskan bahwa langkah ini menjadi angin segar bagi perkembangan pasar modal di Indonesia, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Dengan adanya sinyal positif dari kebijakan moneter di negara besar seperti Amerika Serikat, pihaknya berkeyakinan bahwa dampak berkelanjutan dapat dirasakan oleh para pelaku pasar di dalam negeri.
Saat ini, OJK terus memantau perkembangan situasi pasar dan berkomitmen untuk memastikan bahwa pasar modal Indonesia tetap menarik serta tumbuh secara berkelanjutan. Keterlibatan OJK dalam kebijakan strategis akan semakin mendukung Indonesia dalam menjadi salah satu destinasi investasi yang menjanjikan di kawasan ini.
ANTARA
Optimisme OJK Terhadap Dampak Penurunan Suku Bunga The Fed
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Optimisme Pemkot Jakarta Selatan Terhadap Polder Tanjung Barat
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 6 Persen
Transmisi Kebijakan Moneter Berjalan Baik, Suku Bunga Stabil
Wamenkomdigi Nilai Tren Penurunan Industri Media Dampak Nyata Disrupsi
Dampak dan Solusi Ditawarkan untuk Penurunan Frekuensi Penerbangan di Kalteng
Ekonom: Mitigasi Penurunan Daya Beli Rakyat dari Dampak PPN 12 Persen
Komentar (0)
Memuat komentar…







