BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Maraknya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bisa berdampak serius bagi Pangkalan Bun yang menargetikan diri meraih Piala Adipura Kirana. Sebab, karhutla merupakan nilai minus dalam penilaian Adipura.
"Pengurangan nilainya cukup besar, yakni mencapai 20 poin," sebut Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kotawaringin Barat Fahrizal Fitri, di Pangkalan Bun, Senin (29/8/2018).
Fahrizal menjelaskan, pengurangan 20 poin diberikan apabila saat penilaian ada kasus karhutla yang jumlah hotspotnya melebihi jumlah hotspot tahun sebelumnya pada bulan yang sama.
"Kalau saja kota Pangkalan Bun mendapat nilai 75, jika terjadi karhutla dengan jumlah hotspot yang tinggi maka dikurangi 20 poin menjadi 55 saja. Tentu ini bisa menghambat Kobar untuk meraih adipura," ujarnya.
"Saya harap masyarakat Kobar tidak melakukan pembakaran, agar poin penilaian adipura tidak berkurang. Terlebih semua masyarakat sangat mendambakan setiap tahun bisa memboyong piala adipura. Sehingga kedepan kota Pangkalan Bun terkenal sebagai kota adipura," bebernya. (Fahruddin Fitriya/B-10)
Karhutla Bisa Gagalkan Target Adipura Kencana Pangkalan Bun
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pangkalan Bun Masih Diselimuti Kabut Asap Karhutla
Dandim Pangkalan Bun Pimpin Satgas Darat dan Udara Padamkan Karhutla
Satgas Bertekad Kotawaringin Timur Harus Bebas Asap Karhutla
Satgas Karhutla Kotim Buat Posko Udara Titik Api Sulit Dijangkau
Ancaman Kabut Asap Karhutla, Dinkes Kotawaringin Timur Siapkan 1.600 Masker
Kobar Berstatus Tanggap Darurat Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…

