BORNEONEWS, Palangka Raya – Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan dua strategi utama untuk mencegah bertambahnya angka kemiskinan di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikannya dalam kegiatan dialog bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Jayang Tingang, Selasa, 15 April 2025.
Saifullah menyebut kelas menengah perlu dijaga dengan kebijakan makro agar tidak jatuh ke kelompok miskin, sementara kemiskinan turun-temurun harus diputus melalui akses pendidikan.
“Ada dua pintu agar kemiskinan tidak bertambah. Kelas menengah harus dijaga lewat kebijakan makro, dan kemiskinan turun-temurun ditutup dengan sekolah,” kata Saifullah Yusuf di Palangka Raya.
Selain itu, perlindungan sosial seperti BPJS dan bantuan sembako tetap diperlukan sebagai bantalan sementara bagi masyarakat miskin.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah harus aktif membantu pendamping PKH dan program pengentasan kemiskinan lainnya. (HERMAWAN DP/R)
Menteri Sosial Sebut 2 Pintu Cegah Kemiskinan Bertambah
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
DPRD Palangka Raya Dorong Pemko Maksimalkan Program Perlindungan Sosial untuk Tekan Kemiskinan
Menteri P2MI: Migran Center Cegah Lulusan PT Jadi Korban TPPO
Diskominfo Palangka Raya Imbau Masyarakat Bijak Bermedia Sosial Cegah Kejahatan Siber
Murung Raya Tingkatkan Peran Pemerintah Desa Cegah Konflik Sosial
Cegah Konflik Sosial untuk Jaga Iklim Investasi di Palangka Raya
Membuka Pintu Rahmat: Ziarah Porta Sancta Pemuda Katolik Palangka Raya
Komentar (0)
Memuat komentar…







