BORNEONEWS, Nanga Bulik - Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid meminta para lurah dan Kepala desa untuk menginventarisir lahan tidur di wilayah kerjanya masing-masing. Lahan-lahan tidur tersebut, akan dimanfaatkan untuk ditanami jagung, sayuran atau budidaya ikan dan lainnya yang bisa mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Kami telah mendorong para lurah dan kades agar menginventarisir lahan tidur yang paling memungkinkan lokasinya untuk bisa ditanami jagung dan penggunaan lain dibidang pertanian maupun peternakan dan perikanan, sehingga bisa memberikan manfaat bagi Masyarakat setempat,” ujar Wabup.
Selain jagung, terang dia, lahan tidur juga bisa dimanfaatkan untuk lahan peternakan, budidaya ikan dan lainnya. Ia memastikan, Pemkab Lamandau bakal mendukung berbagai upaya terkait program ketahanan pangan tersebut.
“Ketahanan pangan tidak hanya jagung, ada peternakan, budidaya ikan dan lainnya. Jadi dari berbagai hal itu memang harus kita support, tidak hanya dari satu sisi saja,” paparnya.
Untuk pengelolaan, imbuh Wabup, bisa dilakukan kerja sama dengan masyarakat petani yang ada desa masing-masing. Ia menyebut, pemerintah desa (pemdes) juga dapat menggunakan dana desa untuk pelaksanaan program tersebut.
Ia mengimbau masyarakat agar lahan yang tidak digunakan bisa ditanami jagung, sayuran, dan lainnya disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing. Harapannya lahan tersebut mampu memberikan manfaat dan meningkatkan perekonomian Masyarakat setempat. (din/j)
Kades/Lurah di Lamandau Diminta Invertarisasi Lahan Tidur
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Prihatin Sengketa Lahan Kades dan Perkebunan Sawit, DPRD Pulpis RDP Cari Solusi
OPD di Lamandau Diminta Utamakan Program Strategis
DPMD Lamandau Diminta Konsisten Dampingi Desa
Wabup Lamandau: FKUB Diminta Merawat Kerukunan dan Kebersamaan
Dekopinda Kotim Diminta Kawal Lahan Koperasi yang Disita Satgas PKH
Risiko Kebakaran Hutan dan Lahan Sangat Tinggi, Masyarakat Diminta Waspada
Komentar (0)
Memuat komentar…







