BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menyampaikan bahwa salah satu fokus Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 adalah menurunkan tingkat kemiskinan dan pengangguran terbuka di daerah.
Data per Februari 2025 menunjukkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kalteng sebesar 3,47 persen, turun 0,19 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara tingkat kemiskinan berada di angka 5,26 persen.
Target penurunan kemiskinan pada akhir tahun ditetapkan antara 4,11 hingga 4,61 persen, dengan sinergi lintas sektor dan dukungan program-program prioritas yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Provinsi mengalokasikan anggaran untuk sektor strategis, seperti pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta bantuan sosial dan pangan bagi kelompok rentan.
Gubernur menegaskan perlunya optimalisasi program HUMA BETANG Sejahtera sebagai upaya menjangkau masyarakat di daerah pedalaman dan terpencil.
“Kami terus berupaya memastikan pembangunan inklusif agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” kata Gubernur Agustiar Sabran di Palangka Raya, Kamis, 3 Juli 2025.
Pemerintah Provinsi juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkontribusi dalam penanganan isu-isu strategis pembangunan daerah. (HERMAWAN DP/j)
Perubahan APBD 2025 Kalteng Fokus Penurunan Kemiskinan dan Pengangguran
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
APBD Perubahan 2025 Kalteng Diperkirakan Naik Signifikan
Pemprov Kalteng Fokus Percepatan Realisasi APBD Agar Berdampak ke Masyarakat
DPRD Kalteng Tetapkan Prioritas Kerja 2026, Fokus Raperda-APBD Pro Rakyat
Wabup Seruyan Hadiri Rapat Paripurna DPRD Bahas Persetujuan Perubahan APBD 2025
Pemkab Kapuas Fokus Prioritaskan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi
DPRD Barito Utara Rapat Paripurna Bahas Perubahan APBD 2025
Komentar (0)
Memuat komentar…







