BORNEONEWS, Palangka Raya – Angka stunting di Kalimantan Tengah terus mengalami penurunan berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI).
Berdasarkan data, pada 2024 angka stunting tercatat sebesar 22,1 persen, angka tersebut menunjukan penurunan dari sebelumnya 23,5 persen pada 2023.
"Berkat kerja keras dan sinergi kita, angka stunting Kalimantan Tengah terus menurun dari tahun ke tahun," kata Wakil Gubernur Edy Pratowo di Aula Jayang Tingang, Kompleks Kantor Gubernur, Selasa, 12 Agustus 2025.
Edy menargetkan pada 2025 angka stunting dapat ditekan hingga 20,6 persen. Ia menegaskan, untuk mencapai target itu, semua pihak harus bekerja lebih keras dan kompak.
Selain itu, ia meminta peran perangkat daerah dalam struktur TPPS terus ditingkatkan, memanfaatkan Dana Alokasi Khusus Bantuan Operasional Keluarga Berencana, dan tetap mempedomani Perpres Nomor 72 Tahun 2021.
Pemerintah provinsi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi mendukung penurunan stunting di wilayahnya. (HERMAWAN DP/j)
Angka Stunting Kalteng Turun, Target 2025 Ditetapkan 20,6 Persen
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Kalteng 68,40 Persen, Pengangguran Turun 3,97 Persen
Produksi Padi Kalteng Turun 10 Persen pada 2025
IPH Seruyan Minggu 1 November 2025 Turun 0,62 Persen, Cabai Rawit Jadi Penyumbang Terbesar
UIN Palangka Raya Resmi Ditetapkan, Menag Tekankan Kesetaraan Kualitas dengan UIN di Jawa
BPS Kalteng: Harga Daging Ayam dan Ikan Gabus Naik, Cabai dan Bawang Merah Turun di Kalteng
Produksi Jagung Kalteng Turun Meski Luas Panen Naik
Komentar (0)
Memuat komentar…







