BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah strategis menghadapi potensi gejolak harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng, Agus Candra menyampaikan bahwa kegiatan ini melibatkan banyak pihak dalam memastikan ketersediaan dan keterjangkauan komoditas pangan bagi masyarakat.
“Kami mengikutsertakan stakeholder pangan seperti BULOG, IDFOOD, BUMD, distributor, petani, peternak, Gapoktan, hingga pelaku usaha lainnya untuk memastikan ketersediaan komoditas dengan harga terjangkau,” sebut Agus dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Jumat, 17 Oktober 2025.
Ia menambahkan bahwa partisipasi aktif dari berbagai pihak sangat penting dalam menjaga kestabilan pasokan bahan pokok.
Selain menjadi upaya pengendalian inflasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih rendah dari pasar.
GPM merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-45 Tahun 2025 yang digelar secara serentak di 10 kabupaten/kota. (HERMAWAN DP/R)
Gerakan Pangan Murah Antisipasi Gejolak Harga Jelang Hari Besar
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Warga Terbantu Dapatkan Harga Bapok Lebih Terjangkau di Gerakan Pangan Murah HUT ke-73 Kotim
Tim Gabungan Pemkot Palangka Raya Sidak Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Besar Jelang Nataru
Satgas Pangan Polda Kalteng Cek Harga Bahan Pokok Jelang Nataru
Pemkab Pulang Pisau Rapat Pengendalian Inflasi Antisipasi Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok
Satlantas Polresta Palangka Raya Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran Besar Jelang Tahun Baru 2026
Pemkab Kobar Subsidi Pasar Murah Nataru, Harga Normal Rp160 Ribu Ditebus Hanya Rp20 Ribu per Paket
Komentar (0)
Memuat komentar…







