BORNEONEWS, Palangka Raya – Provinsi Kalimantan Tengah ditetapkan sebagai salah satu lokasi pilot proyek kerja sama Indonesia–Jerman periode 2024–2027 untuk memperkuat implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Penetapan tersebut disampaikan Sekretaris Bapperida, Maulana Akbar, dalam Lokakarya Kemitraan Multi Pihak (KMP) Tahap I yang berlangsung di Aula Kantor Bapperida.
Maulana menjelaskan proyek kerja sama ini akan memfokuskan penguatan sinergi antar pemangku kepentingan dengan memanfaatkan potensi daerah, termasuk tata kelola lahan gambut dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Provinsi Kalteng menjadi salah satu lokasi pilot proyek kerja sama Indonesia–Jerman 2024–2027 yang berfokus pada penguatan sinergi dan implementasi SDGs dengan memanfaatkan potensi daerah secara optimal,” ungkap Maulana di Palangka Raya, seperti dikutip Borneonews pada Minggu, 2 November 2025.
Menurutnya, kerja sama ini sejalan dengan kebijakan nasional SDGs sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan proyek bergantung pada kemitraan aktif antar pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga adat, masyarakat, akademisi, dan mitra internasional. (HERMAWAN DP/H)
Kalimantan Tengah Jadi Pilot Project Indonesia-Jerman untuk Implementasi SDGs
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kalteng Terima Alokasi 50 Akses Internet di 2026
Jerman Kirim 13 Tentara ke Greenland di Tengah Tensi Geopolitik
Realisasi APBD Rendah, Mendagri Minta Minta Kalimantan Tengah Benahi Tata Kelola Keuangan
Cetak Sawah Nasional Diperluas, Kalimantan Tengah Jadi Contoh Penguatan Pangan Daerah
Mengenal Sepak Sawut, Olahraga Tradisional Sepak Bola Api Tanpa Alas Kaki dari Kalimantan Tengah
Seminggu Kedepan Kalimantan Tengah Berpotensi Hujan Sedang hingga Lebat
Komentar (0)
Memuat komentar…







