BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua DMI Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pendidikan, dakwah, sosial, ekonomi, serta peradaban umat untuk membangun masyarakat berilmu dan berakhlak mulia.
“Masjid harus menjadi pusat pendidikan, pusat dakwah, pusat sosial dan ekonomi umat, serta pusat persaudaraan dan peradaban. Dari sinilah kita mencetak generasi berilmu, berdaya saing, dan berakhlak mulia,” kata Agustiar di Palangka Raya, Rabu, 12 November 2025.
Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia yang beradab, berkarakter, dan beretika merupakan fondasi utama bagi kemajuan Kalimantan Tengah dan Indonesia.
“Generasi yang punya adab, attitude, mindset, dan karakter baik adalah fondasi utama untuk mewujudkan Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Bermartabat,” tegasnya.
Agustiar menyebut visi dan misinya sebagai Gubernur sejalan dengan semangat DMI dalam memajukan umat.
“Visi kami adalah mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak khususnya, dan Kalimantan Tengah umumnya, dengan mangkatang utus dan spirit kearifan lokal dalam bingkai NKRI, menuju Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Bermartabat menyambut Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Ia berharap momentum pelantikan pengurus DMI menjadi titik awal gerakan besar memakmurkan masjid di seluruh Kalteng.
“Mari kita jadikan pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi awal dari kerja besar yang penuh keikhlasan dan pengabdian,” tutupnya. (HERMAWAN DP/j)
Agustiar Sabran: Masjid Harus Jadi Pusat Pendidikan dan Peradaban Umat
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Agustiar Sabran Nilai Udang Vaname Serasi dengan Kalteng
Gubernur Agustiar Sabran Turun Bertanding, Beri Energi Positif di Gubernur Cup 2025
Agustiar Sabran Ajak Masyarakat Kalteng Maknai Nataru dengan Nilai Kebersamaan Falsafah Huma Betang
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Apresiasi Apel Kasatwil Polda Kalteng
Gubernur Agustiar Sabran Sampaikan Apresiasi Pengabdian Agus Sahat Sampe Tua Lumban Gaol
Agustiar Sabran Tekankan Spirit Huma Betang dalam Pengiriman Bantuan ke Sumatera
Komentar (0)
Memuat komentar…







