BORNEONEWS, Sampit – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi momentum untuk memperkuat peran generasi muda dalam mendukung pembangunan daerah. Pemuda diharapkan mampu menjadi generasi yang kreatif, inovatif, serta siap melanjutkan estafet kepemimpinan di masa mendatang.

‎‎Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Achmad Sarwo Oboi mengatakan pemuda merupakan aset bangsa yang memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan ke depan.

‎Menurutnya, generasi muda harus terus mengembangkan potensi diri, meningkatkan kreativitas, serta berani melahirkan berbagai inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

‎“Harapan kita, pemuda ke depannya harus lebih kreatif dan inovatif. Pemuda ini merupakan aset bangsa yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan dan pembangunan daerah,” ujarnya, Rabu, 28 Oktober 2026.

‎‎Ia menilai semangat Sumpah Pemuda harus menjadi dorongan bagi generasi muda untuk terus berkontribusi secara positif, tidak hanya dalam bidang kepemudaan, tetapi juga pendidikan, sosial, budaya, olahraga, hingga pembangunan ekonomi daerah.

‎‎"Melalui momentum ini, pemuda juga diharapkan mampu menjaga persatuan dan kesatuan, sekaligus memperkuat rasa cinta terhadap tanah air di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis, " imbuhnya.

‎Sementara itu, pelaksanaan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kotim digelar di dalam gedung. Keputusan tersebut diambil karena kondisi cuaca yang belum membaik, sesuai dengan petunjuk Bupati Kotim.

‎Meski dilaksanakan di dalam ruangan, kegiatan tetap berlangsung dengan melibatkan unsur pemuda dan pemudi yang turut memeriahkan peringatan tersebut.

‎Sementara Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kotim Rani Asi menyebut ‎sekitar 45 pasang pemuda-pemudi mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah.

‎"Kehadiran mereka ini menjadi simbol keberagaman budaya sekaligus mencerminkan semangat persatuan yang menjadi landasan lahirnya Sumpah Pemuda," tambahnya.

‎‎Pakaian adat yang dikenakan juga memperlihatkan kekayaan budaya Indonesia yang perlu terus dijaga dan dilestarikan oleh generasi penerus bangsa.

‎Ia berharap peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh generasi muda untuk mengambil peran nyata dalam memajukan daerah.

‎‎"Masa depan Kotim turut ditentukan oleh kualitas generasi mudanya. Karena itu, pemuda perlu mempersiapkan diri dengan kemampuan, karakter, dan semangat inovasi agar mampu menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang pembangunan, " ucapnya.

‎‎Dengan demikian semangat Sumpah Pemuda diharapkan terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi energi bagi generasi muda untuk berkarya, berprestasi, serta memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten Kotawaringin Timur dan Indonesia. (DEVI/R)