BORNEONEWS, Palangka Raya – Hujan yang mulai mengguyur Kota Palangka Raya membawa harapan membaiknya kualitas udara setelah dalam beberapa waktu terakhir terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kondisi tersebut diharapkan turut mendukung kelancaran penerbangan dari dan menuju Palangka Raya, terutama menjelang akhir tahun yang biasanya diiringi peningkatan mobilitas masyarakat dan aktivitas pariwisata.
Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Debora Holdae Veronika Lesa, berharap kondisi cuaca dan kualitas udara segera kembali normal sehingga aktivitas penerbangan dapat berjalan lancar.
"Kelancaran transportasi udara menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kunjungan wisatawan ke Kota Palangka Raya. Gangguan penerbangan akibat kabut asap berpotensi memengaruhi rencana perjalanan wisatawan serta aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sektor pariwisata," katanya, Rabu, 28 Oktober 2026.
Debora juga berharap kondisi cuaca pada akhir tahun tetap kondusif sehingga tidak kembali mengganggu penerbangan. Momentum libur akhir tahun perlu dipersiapkan dengan baik agar Palangka Raya dapat menarik lebih banyak wisatawan.
Ia meminta dinas terkait menyiapkan strategi untuk mengantisipasi lonjakan minat berwisata, mulai dari promosi destinasi unggulan, kesiapan fasilitas pendukung, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada pengunjung.
Menurutnya, potensi pariwisata daerah perlu dikelola secara optimal agar kunjungan wisatawan tidak hanya meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Selain promosi, koordinasi lintas sektor juga diperlukan untuk memastikan destinasi wisata, akses transportasi, kebersihan lingkungan, dan fasilitas umum berada dalam kondisi siap menyambut pengunjung," tambahnya.
Debora berharap membaiknya kualitas udara menjadi momentum bagi Palangka Raya untuk memulihkan aktivitas masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata. Dengan persiapan yang matang dan dukungan dinas terkait, peningkatan kunjungan wisatawan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha lokal dan pendapatan daerah. (MARINI/y)









