BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak mengatakan keberlanjutan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) tidak hanya bergantung pada kelembagaan yang kuat, tetapi juga pada kemampuan beradaptasi dengan era digital.
Ia menggarisbawahi bahwa efisiensi dan daya saing koperasi modern sangat dipengaruhi oleh sejauh mana pengurus mampu memanfaatkan teknologi digital.
"Tanpa digitalisasi, pengelolaan koperasi di tingkat kelurahan berisiko tertinggal dan lambat dalam merespons kebutuhan anggota," katanya, Rabu, 2 September 2026.
Di sisi lain, transparansi dan profesionalisme manajemen dijadikan standar wajib yang tidak boleh ditawar. Pengelolaan keuangan yang terbuka dinilai menjadi benteng utama untuk mencegah potensi kerugian sekaligus memupuk kepercayaan masyarakat terhadap lembaga ini.
“Tata kelola yang transparan, profesional, serta pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci utama agar Koperasi Kelurahan Merah Putih ini dapat tumbuh sehat, akuntabel, dan benar-benar dipercaya oleh masyarakat,” ujar Arbert.
Rapat yang digagas oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya tersebut juga merinci berbagai persyaratan teknis serta verifikasi lapangan. Langkah ketat ini diambil guna memastikan seluruh calon KKMP memenuhi kriteria profesionalisme sebelum resmi beroperasi.
Dengan penerapan sistem tata kelola berbasis digital yang akuntabel, Pemerintah Kota Palangka Raya optimistis KKMP mampu menjadi pilar ekonomi baru yang sehat, transparan, dan berdaya tahan tinggi di setiap kelurahan. (HENDRI/j)
Sekda Palangka Raya Dorong KKMP Optimalkan Digitalisasi
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
DPRD Kotim Dorong Anggaran Rp3,3 M untuk Laboratorium Lingkungan demi Optimalkan PAD
Reforma Agraria Kalteng Tak Cukup Sertifikat, Sekda Dorong Penguatan Akses Ekonomi
DPRD Palangka Raya Dorong Kesiapan MBG di Wilayah 3T
BKPSDM Palangka Raya Luncurkan BEBAS dan Ruang MATA, Dorong Ekosistem Pembelajaran ASN yang Terbuka
Kadis Perpustakaan Dorong Lahirnya Penulis Muda dan Pemikir Kritis di Palangka Raya
Faridawaty Apresiasi Walikota Palangka Raya Terbuka soal Banpres Rp10 Miliar, Dorong Daerah Lain Transparan
Komentar (0)
Memuat komentar…







