BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau menyediakan eksavator mini untuk petani yang akan membuka lahan. Sehingga, petani bisa membuka lahan tanpa bakar. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian Slamet Untung Riyanto kepada Borneonews, Sabtu (25/2/2017).
Slamet berharap dengan adanya eksavator mini ini, maka kegiatan membuka lahan oleh masyarakat akan lebih mudah, apalagi tahun ini juga optimalisasi lahan cetak sawah akan digencarkan oleh Dinas Pertanian. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan produksi pertanian dalam rangka swasembada beras.
"Di tahun anggaran 2017 ini dari APBN ada cetak sawah untuk Desa Tahai Jaya seluas 146 hektar dan Desa Gandang 181 Hektar," kata Slamet.
Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau, lanjut dia, mengupayakan solusi membuka lahan tanpa bakar tahun 2017 ini. Slamet mengatakan bahwa solusi tersebut harus memiliki perencanaan yang impikasinya harus memberikan hasil yang baik bagi produksi pertanian dan kesejahteraan petani.
Harapannya, dalam pelaksanaan optimalisasi ini juga ada kerjasama dengan pihak ketiga. Dalam kerjasama dengan petani akan ada pembagian hasil, demikian juga dalam operasionalnya semuanya diharapkan menggunakan alsintan. Pihak ketiga ini juga nantui yang akan menetukan hasil dan pasarnya yang juga memberikan keuntungan bagi petani.(JAMES DONNY/B-8)
Pemkab Sediakan Eksavator Mini untuk Petani Buka Lahan Tanpa Bakar
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Petani Gagal Panen Akibat Larangan Membakar Lahan
Petani Tanjung Terantang Pasrah tak Punya Beras Hasil Panen Sendiri
64% Wilayah Pulang Pisau Lahan Gambut, Potensi Karhutla Sangat Besar
Larangan Membakar Sebabkan Warga UPT Hiyang Bana belum Bisa Garap Lahan Usaha II
Membakar Lahan dan Hutan Bisa Dibidik Hukuman 15 Tahun Penjara
Hutan dan Lahan Sekitar Bukit Bulan Katingan Masih Aman dari Kebakaran
Komentar (0)
Memuat komentar…

