BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Lima teknisi PLN Rayon Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) ditugaskan untuk mengawal ketersediaan listrik di sekolah yang menggelar ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Manager Rayon PLN Pangkalan Bun Drie Alsi Laksana menjelaskan, lima teknisi tersebut dibagi di dua sekolah yang menggelar UNBK.
"Agar pelaksanaan pelaksaaan UNBK bisa berlangsung lancar, kita menempatkan tiga unit genset yang masing-masing berkekuatan 10 Kilowatt (KW) di SMA 1 Pangkalan Bun. Genset ini dikawal oleh dua orang teknisi," ujar Drie.
Sedangkan sekolah lain yang mendapatkan back up genset adalah SMA 3 Pangkalan Bun sebanyak stu unit dengan kekuatan 25 KW . "Di sekolah ini ada tiga teknisi yang bertugas. Berdasarkan Standard Operating Procedure (SOP) kami, dalam pelaksanaan UNBK, genset ini digunakan sebagai main supply atau tenaga listrik utama dan jaringan PLN sebagai back up," ujarnya.
Hal ini, lanjutnya, lantaran jaringan listrik masih rentan gangguan yang berimbas pada padamnya listrik. "Ini yang menjadi pertimbangan dikeluarkannya SOP tersebut. Tujuannya agar pelaksanaan ujian tidak tergangu bila terjadi pemadaman listrik," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-2)
Lima Teknisi PLN Rayon Pangkalan Bun Ditugaskan Kawal Genset selama UNBK
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Waduh, Genset PLN Rusak saat UNBK SMP Berlangsung!
UNBK SMP di Kobar Digelar Tiga Gelombang
Nah Loh... Listrik Padam, Padahal UNBK SMP Baru Dua Hari Digelar
Tiga Siswa SMAN 1 Tamiang Layang Capai Nilai Tertinggi UNBK
Plt Sekda: SDM Kita Sudah Siap untuk UNBK, Tetapi Sarana dan Prasarana Belum
DPRD Sesalkan UNBK SMP Didominasi Sekolah Swasta
Komentar (0)
Memuat komentar…

