BORNEONEWS, Palangka Raya - Muhammad Asrar (18) mengaku mencuri motor di Pasar Ramadan pada Sabtu (27/5/2017) sekitar pukul 16.00 WIB. Motor itu akan ia gunakan untuk transportasi kuliah.
"Pengakuannya motor akan digunakan untuk kuliah," kata Kanit Reskrim Polsek Pahandut Iptu GS Rahail, Rabu (31/5/2017).
Ia menuturkan, Asrar diketahui merupakan warga Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia datang ke Palangka Raya sejak tiga pekan yang lalu setelah melewati perjalanan panjang melalui kapal menuju Pelabuhan Kumai lalu ke Sampit dan barulah ke Palangka Raya.
Di Palangka Raya, dia tinggal di Asrama Bima, Jalan B Koetin. Kemudian dia medaftar kuliah di IAIN Palangka Raya. "Pengakuannya setelah mencuri, motor disimpan di samping asrama. Rencana akan digunakan untuk kuliah," ungkapnya.
Asrar mencuri motor milik Nur Wakhid, ketika korban sedang membeli sayur di Pasar Ramadan, di depan Masjid Salahuddin, Jalan Yos Sudarso, Palangka Raya.
Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Pahandut dan petugas meringkus Asrar pada Senin (29/5/2017) malam. Dari pengakuan tersangka, Asrar mencuri motor Satria F KH 4944 PE milik korban menggunakan kunci T. "Pengakuannya baru kali ini dia melakukan," tutur Kanit Reskrim. (BUDI YULIANTO/B-3)
Pemuda Ini Ngaku Curi Motor di Pasar Ramadan untuk Kuliah
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Nekat Curi Motor di Halaman Masjid, Dua Pelaku Dibekuk
Sepeda Motor Matic Milik Karyawan Hotel Diembat Tamu
Dor! Pencuri Motor Ini pun Terkapar
Buser Polsek Pahandut Bekuk Maling Motor di Kalsel
Motif Maling Motor Ternyata Sakit Hati Akibat Dipecat dari Kerjaan
Pasangan Laki-Laki dan Perempuan di Gunung Mas Diringkus Setelah Mencuri Motor
Komentar (0)
Memuat komentar…

