BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Sudah seminggu terakhir ini, puluhan nelayan pesisir di Desa Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kabupaten Seruyan, tak bisa pergi melaut. Kondisi itu karena besarnya gelombang laut di perairan laut Seruyan.
Yamin, seorang nelayan desa setempat, mengungkapkan, gelombang laut disertai hembusan angin kencang membuat puluhan nelayan di desanya terpaksa hanya bisa menangkap ikan di sekitaran lokasi saja yang dipergunakan untuk keperluan lauk sehari-hari.
"Gelombang laut mencapai satu meter lebih. Sementara perahu yang digunakan masih berukuran kecil. Sehingga banyak nelayan disini tak berani pergi melaut," kata Yamin, Kamis (1/6/2017).
Menurut dia, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, aktivitas melaut para nelayan di desanya diperkirakan akan kembali normal dalam beberapa bulan ke depan.
"Tahun kemarin saja cuaca dan gelombang laut baru bisa normal (kondisi tenang) berlangsung hingga bulan Oktober. Alternatif pekerjaan pengganti nelayan selama tidak pergi melaut, sebagian besar beralih dengan mengepul udang di pinggiran laut dekat pantai dengan hasil yang tak seberapa besar," ungkapnya. (PARNEN/B-2)
Sudah Seminggu Puluhan Nelayan Sungai Bakau tak Bisa Melaut
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Empat Nelayan Desa Sungai Undang Temukan Ikan Mola-mola Bobot 200 Kg
Nelayan Minta Penetapan Zona Tangkapan bagi Pengguna Trawl dan Lamara
Nelayan Meminta Pemkab Kotawaringin Barat Beri Bantuan
Pemerintah belum Berikan Solusi bagi Nelayan
Harga Mahal, Udang Lipan Jadi Buruan Utama Nelayan
Nelayan di Lima Kecamatan Kabupaten Kapuas Terima Bantuan Kelotok dan Alat Tangkap
Komentar (0)
Memuat komentar…

