BORNEONEWS, Pulang Pisau - Temuan bahan berbahaya pada makanan di pasar ramadan turun signifikan. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Palangka Raya, Trikoranti Mustikawati, saat berada di Pulang Pisau, Jumat (9/6/2017). "Untuk temuan adanya bahan berbahaya pada makanan di pasar ramadan tahun ini kesadaran para pelaku usaha ada peningkatan," katanya.
Menurutnya kesadaran tersebut tidak lepas dari peran pelaku usaha itu sendiri, kerjasama semua intansi pemerintah, masyarakat dan media massa yang sudah menyampaikan hal yang baik demi keamanan bahan pangan. "Tujuan kita masyarakat harus sadar pangan, dan pangan harus aman untuk dikonsumsi," ujar Trikoranti.
Dibandingkan tahun sebelumnya, menurutnya, jumlah temuan bahan berbahaya pada makanan sudah jauh menurun. "Ini karena kita sama-sama bahu membahu, demikian juga di beberapa kabupaten kami melakukan pengujian dan hasilnya sudah sangat bagus meski masih ada temuan tapi itu sangat sedikit," terangnya.(JAMES DONNY/B-8)
Temuan Bahan Berbahaya Pada Makanan di Pasar Ramadan Turun Signifikan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Awas, Makanan Berwarna Mencolok Justru Berbahaya bagi Kesehatan!
Ini Sanksi Bagi Pedagang Yang Mengunakan Zat Berbahaya Pada Makanan dan Minuman
12 Sampel Makanan di Pasar Wadai Pulang Pisau Diuji BPOM
Waduh, Cendol di Pasar Ramadan Kapuas Mengandung Zat Pewarna Tekstil Rhodamin B
Penjual Makanan Masih Perlu Banyak Pembinaan
BPOM Palangka Raya Temukan Makanan Ringan Mengandung Borak
Komentar (0)
Memuat komentar…

