BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kapuas memberikan waktu 1 x 24 jam kepada pengusaha feri penyeberangan yang menaikkan tarif secara sepihak.
"Masa kenaikan tarif hanya dengan dalih musim lebaran, ituvkan sama sekali tidak masuk akal," Kasi Angkutan Dishub Kapuas Untung Harianto kepada Borneonews, Jum'at (23/6/2017).
Ia menegaskan dasar kenaikan tarif harus jelas, seperti ada kenaikan harga BBM, atau penyebab lain yang berakibat pada operasional bertambah.
"Lha ini hanya karena msim lebaran dan angkutan lagi ramai tiba-tiba pengsaha menaikan tarif dengan seenaknya, dan itu jelas melanggar aturan dan tidak dibenarkan," tegas Untung.
Untuk itu, tegas Untung, pihaknya mendesak pengusaha agar menurunkan tarif penyebrangan kembali ke harga semula, dan pengusaha diberi waktu hingga hari ini harga harus sudah kembali normal. Peringatan yang disampaikan ini tidak main-main, bila pengsaha mengabaikanya maka saksi ang lebih berat sdah menantinya.
"Bila peringatan ini tidak digubis oleh pengusaha tidak menutup kemungkinan ijin usahanya akan Kita cabut," tegas untung. (HAMDI/B-8)
Langgar Tarif, Dishub Beri Waktu Pengusaha Feri 1 x 24 Jam
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tarif Feri Tradisional Naik di Enam Titik Penyeberangan
Menjelang Ramadan, Dishub dan Satpolair Kapuas Awasi Feri Penyeberangan
H-2 Lebaran, Penumpang Feri Penyeberangan Mulai Meningkat
Warga Selatan Perlu Feri Penyeberangan yang Mengutamakan Keamanan
Sesuai Perda Tarif Penyeberangan Sungai di Murung Raya Rp10 Ribu
Pengusaha Fery Penyeberangan Diminta Perhatikan Kapasitas
Komentar (0)
Memuat komentar…

