BORNEONEWS, Palangka Raya - Kota Palangka Raya dinyatakan kekurangan tenaga medis terutama untuk dokter spesialis dasar. Hal ini diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya Andjar Hari P.
"Terlebih dengan dibukanya Rumah Sakit Umum (RSU) Kelas D yang terletak di Kalampangan, Kota Palangka Raya tentu kita juga membutuhkan penambahan tenaga dokter. Terutama yang dibutuhkan dokter spesialis dasar seperti spesialis bedah, spesialis kandungan yang sudah ada tapi perlu ditambah, kemudian spesialis anak serta spesialis penyakit dalam," ungkap Andjar kepada Borneonews, Jumat (30/6/2017).
Menurut Andjar, untuk spesialis penyakit dalam ada dokter yang sedang disekolahkan oleh pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan. "Jadi diharapkan begitu lulus, mengabdi di sini lagi," tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Palangka Raya, HM Riban Satia mengatakan, pihaknya memang tidak menginginkan untuk mendatangkan tenaga dokter dari luar. Terutama untuk kawasan pinggiran Kota Palangka Raya.
"Kalau kita menerima dari luar sedangkan orang luar tidak mau tugas di sini kan susah juga. Contoh saja kita sudah punya dokter malah mau minta pindah ke provinsi, padahal dia juga sudah tugas di wilayah ibukota provinsi," keluh Riban Satia.
Saat ini, Riban mengaku sedang mencari formula untuk memenuhi kekurangan tenaga dokter. Salah satunya dengan mengadakan program beasiswa untuk jurusan kedokteran, keperawatan, kesehatan masyarakat, dan apoteker. (TESTI PRISCILLA/B-2)
Palangka Raya Kekurangan Dokter Spesialis Dasar
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
15 Dokter Muda Jalani Pembinaan Dan Pembekalan di Barito Utara
15 Dokter Internsip Miliki STR Internsip dan dapat Tolong Pasien
Barito Selatan Kekurangan Tenaga Kesehatan
Bidan di Pelosok Katingan Terima Ancaman Seorang Warga
Penempatan Tenaga Kesehatan Harus Merata
Bupati Katingan Beri Penghargaan terhadap Tenaga Kesehatan Teladan
Komentar (0)
Memuat komentar…

