BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Handoyo J Wibowo mengingatkan panitia pelaksana pemilihan kepala desa (Pilkades) Serentak agar menyukseskan pesta demokrasi itu. Salah satunya dengan menekan potensi konflik.
"Upaya itu dilakukan bisa dengan menunjukan independensi dan netralitasnya. Jangan sampai mencederai pelaksanaan pilkades," kata Handoyo, Jumat (14/7/2017).
Jika itu dilakukan, dia yakin tidak akan menimbulkan kecurigaan apapun dari calon yang bisa membuat gejolak di tempat pelaksanaan pilkades.
Handoyo menambahkan, pelaksaannya tentu menjadi tugas dan tanggungjawab penyelenggara. Sukses tidaknya ini, peran besar ada pada penyelenggara kegiatan yakni panitia baik itu tingkat kabupaten maupun desa.
"Saya meminta panitia pelaksana harus berusaha semaksimal mungkin menekan potensi yang bisa menyebabkan konflik. Karena jangan sampai akibat keputusan penyelenggara yang salah menyebabkan kericuhan di masyarakat terutama antar pendukung," tegasnya.
Handoyo mengatakan, eskalasi pilkades serentak ini tidak menutup kemungkinan akan terjadi suasana yang kurang kondusif di desa yang melaksanakan. Jika panitianya tidak netral. Dan juga, pelaksanaan pilkades harus menerapkan apa yang tertuang dalam perda. (NACO/B-11)
Panitia Pilkades Harus Mampu Menekan Konflik
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bimtek Pilkades ke Makassar Dinilai Tunjukkan Ketidaksiapan Panitia
Honor Panitia Pilkades tak Dibayar, Ini Masalahnya...
Tokoh Muda ini Tuding Panitia Pilkades Kabupaten Kotim Resahkan Calon
Panitia Panpilkab dan Baleg mulai Sosialisasi Perda Pilkades 9 Mei
Ini Potensi Kerawanan jika Panitia Pilkades Tidak Netral
Ini Pesan Legislator Kotim untuk Pilkades Serentak
Komentar (0)
Memuat komentar…

