BORNEONEWS, Sampit - Sidang praperadilan yang dilayangkan Anang Janggai tersangka kasus penyerobotan lahan terhadap Polda Kalteng digelar, Rabu (9/8g2017). Di mana dalam sidang yang dipimpin hakim Ike Liduri itu, Anang meminta hakim mengabulkan permohonannya.
Dalam permohonan yang ia ajukan melalui kuasa hukumnya Richard William dan MS Abdul Azis itu pada petitum meminta Pengadilan Negeri Sampit menyatakan penyidikan yang dilakukan oleh Polda Kalteng dengan Laporan Polisi nomor LP/L/57/II/2017/SKPT tertanggal 24 Februari 2017 tidak sah.
"Menyatakan penetapan tersangka yang dilakukan termohon kepada pemohon tidak sah," kata Richard.
Selain itu, di muka persidangan yang juga dihadiri dari pihak Polda Kalteng itu mereka meminta agar hakim memerintahkan termohon untuk mengeluarkan surat pemberitahuan penghentian penyidikan terhadap Anang.
Serta mengembalikan dan memulihkan hak pemohon dalam kemampuan, kedudukan, harkat dan martabat serta nama baiknya serta menghukum dan memerintahkan termohon untuk mengumumkan putusan itu dalam semua media cetak dan elektronik yang ada di Kalteng secara khusus, dan Indonesia secara umum.
"Termasuk biaya perkara kami minta agar hakim membebankan kepada termohon," tukas Richard.
Anang melayangkan praperadilan terhadap Polda Kalteng setelah ia ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyerobotan lahan milik PT Sinar Citra Cemerlang (SCC) yang berlokasi di wilayah Kecamatan Cempaga Hulu.
Anang menyebut lahan yang diklaimnya saat ini yakni E10 merupakan lahanya yang belum pernah diganti rugi oleh perusahaan, berdasarkan surat keterangan tanah dan putusan Pengadilan Negeri Sampit yang berkekuatan hukum tetap. Sidang akan dilanjutkan pada Kamis (10/8/2017) dengan agenda jawaban termohon atas gugatan itu.(NACO/B-5)
Tersangka Kasus Penyerobotan Lahan Minta Hakim Kabulkan Praperadilannya terhadap Polda Kalteng
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Hakim Tolak Praperadilan PH Yansen Binti
Praperadilan terhadap Bea Cukai Ditolak
Praperadilan Terhadap Polsek Kota Besi Ditolak
Praperadilan Jalan, Perkara Pidana Dilimpahkan, Keluarga dan Tersangka Kecewa
Bea Cukai Sebut Pemohon Akui Ketidakjelasan Gugatan Praperadilan
Hari Ini Putusan Praperadilan Bos Miras Vs Bea Cukai Sampit
Komentar (0)
Memuat komentar…

