BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Nenek Kartini (64) yang dirawat dirumah sakit pada (22/8/2017) akibat gigitan ular telah menghembuskan nafas terakhirnya, Sabtu (27/8/2017).
Berdasarkan informasi terakhir yang disampaikan tim medis melalui tim Balakar 545, bisa ular yang memasuki tubuh nenek Kartini tidak bisa dikeluarkan sepenuhnya. Akibatnya nenek Kartini meninggal dunia. "Beliau selama berada di rumah sakit tidak sadarkan diri, namun jantungnya masih berdetak selama itu," ungkap Irwan, minggu (27/8/2017).
Setelah mendapatkan informasi bahwa nenek Kartini telah meninggal dunia, tim Balakar 545 pun langsung mengantarkannya ke rumah duka di Desa Saka Lagun RT 04, Kecamatan Pulau Petak.
Sebelumnya, pada waktu digigit ular, Nenek Kartini sempat berteriak minta tolong.
Peristiwa itu terjadi ketika Nenek Kartini asyik memanen padi di sawah. Tanpa disadari, tiba-tiba seekor ular menggigit kakinya hingga dia nyaris pingsan.
Entah ular apakah yang menggigit kaki nenek Kartini, namun bisa ular cukup membahayakan dan mematikan.
Diketahui, nenek Kartini hidup bersama 2 orang adiknya. Adiknya pun sangat bersedih ketika jenazah korban sampai di rumah duka. (HAMDI/B-2)
Nenek Kartini Meninggal Setelah Digigit Ular
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Maksud Hati Mencari Sapi, Warga malah Temukan Ular di Saka Purun
Warga Jalan Perca Dihebohkan Ular Puraca
Geger, Ular Piton Panjang 4 Meter Makan Ternak, Lalu Ditangkap
Pria Ini Nyaris Diserang Ular Sanca 4 Meter Saat Bersihkan Drainase
Ular Pyton Sepanjang 3 Meter Ditemukan di Dalam Sumur
King Cobra Panjang 4 Meter Menyerang Pemukiman Warga
Komentar (0)
Memuat komentar…

