BORNEONEWS, Kuala Kurun - Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Herbert Y Asin mengharapkan, relokasi di Gunung Mas harus terlaksana dengan baik. Terlebih tahun ini ada desa rawan bencana banjir yang direlokasi dan telah mendapat persetujuan Kementerian Sosial. Yakni Desa Tumbang Lampahung di Kecamatan Kurun dan Desa Tumbang Bunut di Kecamatan Rungan.
"Relokasi di Kabupaten Gunung Mas harus berjalan baik dan sukses sehingga program relokasi benar-benar bermanfaat untuk masyarakat," ujar Herbert di sela peletakan batu pertama pembangunan rumah relokasi Desa Tumbang Lampahung, Rabu (13/9/2017).
Menurut dia, untuk relokasi warga yang tinggal di daerah rawan bencana pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial mengalokasikan bantuan untuk satu rumah sebesar Rp20 juta. Kemudian, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas juga membantu Rp20 juta untuk masing-masing rumah yang direlokasi.
"Dana untuk membangun rumah relokasi dikelola oleh masyarakat langsung. Jadi, dana itu harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk menyelesaikan pembangunan rumah," ingat politisi Golkar itu.
Dia menambahkan, beberapa tahun lalu relokasi dua desa di Gumas yakni Desa Tampelas dan Desa Tanjung Karitak terlaksana dengan sukses. Bahkan, diresmikan langsung Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. (EPRA SENTOSA/B-2)
Relokasi Desa Rawan Banjir di Gunung Mas Harus Terlaksana
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Banyak Even Pariwisata Tidak Bisa Terlaksana Akibat Keterbatasan Anggaran
Petugas BPBD Gunung Mas Tetap Siaga Antisipasi Bencana Banjir
Hujan Terus Terjadi, Masyarakat Gunung Mas Waspada Banjir
Desa Sikui Dilanda Banjir, Akses Jalan Terputus
Banjir di Desa Tamparak Dalam Lumpuhkan Aktivitas Warga
Banjir di Desa Tabak Kanilan Putuskan Akses jalan Utama
Komentar (0)
Memuat komentar…

