"Perusahaan sekitar ada PT BUM dan PT AWL. Kami mendorong agar mereka bisa membantu warga, baik itu memberi sembako maupun obat-obatan," kata wakil rakyat dari daerah pemilihan empat ini, Kamis (20/9/2017).
Nono berharap, bantuan dari perusahaan segera disalurkan. Jangan sampai menunggu masyarakat mengeluh baru mereka turun. Pasalnya, banjir telah menyebabkan warga Desa Penyahoan tidak bisa beraktivitas.
"Perusahaan harus proaktif karena sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawab mereka peduli kepada warga di sekitar," tegas Nono.
Ia menyebutkan, Desa Penyahoan memang kerap dilanda banjir. Apalagi jika sungai di sekitarnya meluap. Akibatnya aktivitas masyarakat sering kali terganggu. Mereka jadi tidak bisa bekerja. Karena itu, harus ada kepedulian dari perusahaan yang ada di sekitar desa. (NACO/B-3)
Perusahaaan Harus Bantu Warga Desa Korban Banjir
Bagikan:
BORNEONEWS, Sampit - Banjir yang sempat melanda Desa Penyahoan, Kecamatan Bukit Santuai, mendapat perhatian dari anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Nono. Ia meminta perusahaan di sekitar desa segera membantu warga.
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemkab Barito Utara Distribusikan Bantuan Untuk Korban Banjir
Banjir di Muara Teweh Kembali Telan Korban
Banjir Terparah di Barito Utara Landa Desa Muara Inu
Banjir Rendam Desa Tambak Bajai Setinggi Lutut Orang Dewasa
Setelah 2 Tahun Aman, Desa Tambak Bajai Terendam Banjir
Banjir Rendam Desa Talekung Punei Hingga 60 Cm
Komentar (0)
Memuat komentar…

