BORNEONEWS, Sampit - Ketua Fraksi Partai Nasional - Demokrat DPRD Kotawaringin Timur, M Shaleh menyebutkan daerah ini selalu jadi incaran pendatang. Sehingga, akan berpotensi besar munculnya kerawanan sosial.
"Pemerintah mesti mengantisipasi dan mencegah itu terjadi agar potensi gesekan di masyrakat. Banyaknya masyarakat pendatang dapat menjadi pendorong bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah. Tapi. sisi negatifnya juga bisa menimbulkan kerawanan sosial," kata Shaleh, Rabu (11/10/2017).
Apabila menurutnya pertumbuhan pencari kerja melebihi lapangan kerja tersedia, maka tidak mustahil akan muncul kerawanan sosial dan ekonomi.
Apalagi kalau ekonomi masyarakat pendatang berbeda dengan masyarakat setempat, akan lebih memicu kerawanan sosial. Maka dari itulah pemkab didesak dalam merencanakan pembangunan yang adil, maju dan merata perlu memperhatikan kearifan lokal masyarakat setempat.
"Sehingga bila ekonomi tumbuh hendaknya juga dinikmati masyrakat setempat, agar tidak berdampak buruk ke depannya," tegas Shaleh.
Tersedianya lapangan kerja harus mampu menampung tenaga kerja lokal agar angka kemiskinan bisa menurun. Pemkab juga diminta untuk tidak hanya bertumpu kepada pembangunan fisik prasarana saja, tetapi juga program untuk kesejahteraan masyarakat. (NACO/B-11)
Kotim Selalu Jadi Incaran Pendatang, ini yang Perlu Dilakukan Pemerintah
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
UMK Harus Jadi Acuan Perusahaan untuk Gaji Karyawan
Ada 1.920 Pencari Kerja di Barito Timur Sepanjang 2017
Soal Nasib Akper Pemkab Kotim, Komisi III Akan Konsultasi Dengan Pemerintah Pusat
Kalau Pemerintah Serius, Kotim Akan Jadi Kabupaten Ramah Anak
Ketua DPRD: Lelang Proyek Jangan Selalu Telat
Keren! Kenang-kenangan Kasat Reskrim Bikin AKBP Lili Warli Selalu Ingat Kalteng
Komentar (0)
Memuat komentar…

