BORNEONEWS, Pulang Pisau - Penanggulangan stunting di Kabupaten Pulang Pisau bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, tetapi sektor lainnya yang berhubungan dengan makanan, pangan, lingkungan dan aturan-aturan sangat berpengaruh dalam menekan masalah stunting ini.
Demikian dikatakan Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Saripudin saat membuka Advokasi dan Sosialisasi Strategi Edukasi Kesehatan dan Gizi melalui Kemandirian Keluarga Menurunkan Stunting, yang dilaksanakan di aula Dinas Pendidikan Pulang Pisau, Kamis (26/10/2017). "Kami menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini mengingat bahwa anak yang sehat adalah modal di masa yang akan datang, dan sebagai generasi penerus yang harus menjadi sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas," kata Saripudin.
Oleh karena itu, tumbuh kembang anak, kata Plt Sekda, perlu menjadi perhatian serius bagi semua pihak. "Harapannya sesudah sosialisasi ini dapat memberikan pengetahuan kepada peserta untuk menyampaikan hal tersebut ke masyarakat luas tentang pentingnya anak mendapatkan gizi seimbang dan menjaga kebersihan lingkungan, " terangnya.
Hadir sebagai narasumber dalam sosialisasi tersebut Direktur Gizi Masyarakat Kementrian Kesehatan RI, Doddy Iswardi. (JAMES DONNY/B-2)
Penanggulangan Stunting Bukan Hanya Tanggung Jawab Dinas Kesehatan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Stunting Pulang Pisau Terus Menyusut
Penanganan Stunting Masuk Program Pemkab Pulang Pisau
Stunting Menjadi Prioritas Nasional
Masalah Stunting Harus Jadi Perhatian Serius
Menyelesaikan Stunting Perlu Libatkan Multi Sektor dan Stake Holder
Diskusi Publik Mengenai Dampak Stunting Terhadap Kualitas SDM dan Upaya Pencegahan
Komentar (0)
Memuat komentar…

